Gatal Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Penyebab Penyakit Berat

Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/Triocean)
Medan, MISTAR.ID
Hampir semua orang pernah mengalami gatal di kulit. Kondisi ini umumnya bersifat normal dan akan hilang dengan sendirinya secara bertahap. Namun, gatal yang tak kunjung sembuh atau bahkan makin parah, bisa menjadi alarm adanya gangguan kesehatan serius di dalam tubuh.
Dilansir dari laman American Academy of Dermatology Association, gatal kronis yang tidak mereda dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari alergi hingga menjadi salah satu tanda penyakit berat seperti gangguan ginjal, hati, limfoma, diabetes, bahkan kanker kulit.
1. Penyakit Kulit
Gangguan kulit menjadi penyebab paling umum gatal yang tak kunjung sembuh. Kondisi tersebut antara lain dermatitis atopik, cacar air, folikulitis, dan psoriasis.
Selain gatal hebat, penderita biasanya mengalami kulit kering, kemerahan, bengkak, pecah-pecah, hingga muncul ruam berisi cairan.
2. Alergi Kontak
Gatal menetap juga bisa disebabkan oleh reaksi alergi, terutama alergi kontak terhadap benda yang sering disentuh sehari-hari. Salah satu pemicu terbanyak adalah nikel yang banyak ditemukan pada ponsel, kacamata, perhiasan, hingga ritsleting.
Beberapa tanaman seperti poison ivy, jelatang, stinging nettle, hingga ragweed juga bisa memicu gatal jika tersentuh langsung.
3. Kerusakan Organ Dalam
Gatal yang terus muncul meski sudah diberi obat antigatal juga wajib dicurigai sebagai tanda gangguan organ dalam, terutama pada hati atau penyakit ginjal akut.
Pada pasien yang menjalani prosedur dialisis, gatal biasanya menyebar luas di area lengan, punggung, dan kaki.
Selain itu, gatal kronis juga dapat berkaitan dengan limfoma, HIV, hingga efek samping dari kondisi diabetes.
4. Kanker Kulit
Gatal pada area tertentu yang tak kunjung reda juga bisa menjadi tanda kanker kulit. Gejala ini umumnya muncul di lokasi kulit yang terinfeksi, disertai bintik atau perubahan warna kulit yang berbeda dibanding area sekitarnya.
5. Stres dan Gangguan Mental
Gatal berkepanjangan juga bisa dipicu faktor psikologis. Menurut Verywell Health, kondisi ini disebut gatal psikogenik, yaitu gangguan kulit yang dipicu atau diperburuk oleh stres, kecemasan, OCD, depresi, skizofrenia, hingga bipolar. (hm25)





















