Dokter Spesialis: Sensasi Gejala Penyakit GERD Berbeda-beda

dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD saat podcast Mistar. (foto: berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr M Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD, menegaskan bahwa untuk gejala yang dirasakan setiap orang, akibat faktor pencetus penyakit GERD berbeda beda.
"Pada umumnya pencetus terjadinya GERD seperti pola makan yang tidak sehat, stres, kelebihan berat badan dan kualitas tidur yang jelek dapat berkontribusi besar terhadap terjadinya GERD," ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Allif mengatakan, dalam beberapa penelitian dijumpai gejala terbanyak GERD adalah reguritasi atau naiknya asam lambung ke kerongkongan.
"Kemudian heartburn yaitu rasa sensasi dada yang terbakar akibat gejala GERD, selanjutnya ada mual, nyeri ulu hati, dan kesulitan tidur saat malam hari," ucapnya.
Gejala heartburn, dikatakan Allif, faktor risiko yang diduga penyebabnya berhubungan dengan gaya hidup masyarakat yang sangat buruk dan perlunya perbaikan pola hidup sehat.
"Namun faktor lainnya menyebabkan gejala heartburn seperti jamu, alkohol, kopi, makanan pedas, dan stres yang berperan dalam terjadinya heartburn," katanya.
PREVIOUS ARTICLE
BPJS PBI Dinonaktifkan? Begini Cara Menghidupkan Kembali

















