Diabetes Melitus Tipe 2 Diawali Munculnya Lemak yang Berada di Area Perut

Ilustrasi: (foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Diabetes melitus (DM) tipe 2 adalah penyakit kronis metabolik di mana tubuh resisten terhadap insulin atau kurang memproduksi insulin, menyebabkan gula darah tinggi (hiperglikemia).
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr dr Santi Syahfril, Sp.PD-KEMD FINASIM, menyampaikan bagaimana perjalanan alamiah penyakit ini saat menyerang tubuh manusia pada umumnya.
"Pertama pasien masih dalam keadaan normal dan benar-benar sehat, kemudian mulai alami kegemukan yang lemaknya menutup banyak khususnya di perut," ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Santi mengatakan nantinya lemak yang berada di area perut tersebut akan mengganggu kegiatan insulin atau hormon alami, yang diproduksi pankreas dalam mengatur kadar gula darah.
Setelah itu, dikatakan Santi, pasien menjadi prediabetes yang mulai terganggu gula darahnya dan kadar gula darah lebih tinggi dari normal, namun belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai DM tipe 2.
"Jika tidak dicegah dan belum diobati, maka menjadi diabetes (tipe 2). Diabetes ini mulai membuat darah naik dan kalau tidak terkontrol, akan terjadi komplikasi kemana-mana," katanya.
Dokter Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya itu mengatakan komplikasi bisa terjadi dari ujung kepala sampai ke ujung kaki yang disebabkan gula darah.
Ia menyebutkan data 2025 dari federasi internasional menunjukkan Indonesia menduduki urutan ke lima penderita diabetes terbanyak dengan jumlah 20 juta orang.
PREVIOUS ARTICLE
Makanan Ini Sebaiknya Tidak Disimpan dalam Wadah Plastik











