Destanul: Kehadiran RS Internasional di Sumut Bisa Tekan Pasien Berobat ke Luar Negeri

Pengamat Kesehatan Sumut, Destanul Aulia. (foto: berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pengamat kesehatan Sumut, Destanul Aulia SKM, mendukung rencana Pemprov Sumut yang ingin membangun Rumah Sakit (RS) bertaraf internasional. Menurutnya, kehadiran rumah sakit ini nantinya bakal menunjang pelayanan kesehatan modern kepada masyarakat.
Pemprov Sumut rencananya bakal membangun rumah sakit 6 lantai dengan parkiran basement, hingga ketersediaan 250 tempat tidur.
"Jika ditambah adanya layanan modern, SDM kompeten dan dipersiapkan secara serius, maka RS ini berpotensi jadi pusat layanan kesehatan unggulan di Sumut," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Destanul menegaskan pembangunan fisik RS bertaraf internasional harus berjalan seiring dengan pembangunan sistem. Namun, dari perspektif kesehatan masyarakat, ada manfaat besar yang dirasakan nantinya.
Baca Juga: Rencana Pembangunan RS Bertaraf Internasional di Sumut, Pengamat: Tidak Cukup Diukur dari Kemegahan
Menurut Destanul, kehadiran rumah sakit ini bakal meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan spesialistik dan subspesialistik. Selain itu, bisa mengurangi antrean di RS rujukan yang sudah padat kondisinya.
"Rencana RS bertaraf internasional ini nantinya bisa menekan kebutuhan masyarakat berobat ke luar daerah maupun ke luar negeri, serta memperkuat daya saing kesehatan Sumut," ucapnya.
Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat USU, ini melihat adanya tantangan dalam rencana tersebut, yaitu bagaimana memastikan keberlanjutan operasionalnya setelah dibangun.
"Pengalaman di banyak tempat menunjukkan jika membangun gedung relatif lebih mudah, dibandingkan menjaga mutu pelayanan dalam jangka panjang kedepannya," tuturnya.
Maka, ia melihat dari aspek tata kelola, pembiayaan, SDM, digitalisasi, jejaring pelayanan, dan kemitraan strategis harus dipersiapkan sejak awal, agar RS ini memberi dampak nyata bagi masyarakat Sumut.
Sebelumnya, rencana pembangunan RS bertaraf internasional dibahas dalam pertemuan bersama Gubernur Sumut, Bobby Nasution, sejumlah OPD, pimpinan BUMD, dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan, di ruang kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut.
RS itu direncanakan dibangun setinggi enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur, serta dilengkapi berbagai layanan kesehatan modern dan SDM yang kompeten dalam mendorong percepatan layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat.
PREVIOUS ARTICLE
Aksi Nyata Rumah Sakit Mata Siantar: 200 Warga Kini Terlindungi JKN Lewat Program CSRBERITA TERPOPULER























