23.5 C
New York
Sunday, June 23, 2024

Rusia Lancarkan Serangan Misil Besar-besaran ke Fasilitas Listrik Ukraina

Kyiv, MISTAR.ID

Rusia melancarkan serangan misil ke infrastruktur penting di wilayah barat Ukraina, Lviv, Minggu (24/3/24) dini hari waktu setempat. Dalam serangan udara skala besar itu juga satu misil jelajah Rusia ke wilayah udara Polandia.

Moskow meluncurkan 57 misil dan drone dalam serangan tersebut yang juga menargetkan ibu kota Kyiv, dua hari setelah serangan bom udara terbesar terhadap sistem energi Ukraina dalam lebih dari dua tahun perang skala penuh.

“Ada dua hantaman awal pada fasilitas infrastruktur kritis yang diduduki yang menjadi target pada malam hari,” tulis gubernur regional Lviv Maksym Kozytskyi di aplikasi pesan Telegram.

Baca juga: Rusia Tahan 11 Orang Terkait Serangan di Gedung Konser Moskow

Serangan tersebut, kata Kzytskyi, menggunakan misil hipersonik Kinzhal, yang lebih sulit ditembak jatuh, tanpa mengidentifikasi fasilitas tersebut.

Kementerian energi Ukraina mengatakan, peralatan terbakar ketika fasilitas energi kritis di wilayah Lviv diserang, menyebabkan pemadaman listrik. Belum jelas apakah mereka berbicara tentang fasilitas yang sama.

Pertahanan udara Ukraina disebut berhasil menghancurkan 18 dari 29 misil yang datang dan 25 dari 28 drone serangan, kata angkatan udara.

Hampir tidak ada rincian tentang fasilitas yang rusak, tetapi penargetan infrastruktur kritis menunjukkan Rusia mencoba untuk terus memberi tekanan pada sistem energi setelah serangannya menyebabkan pemadaman massal pada Jumat.

Kementerian energi mengatakan Ukraina, yang telah mengekspor listrik dalam beberapa minggu terakhir, telah meningkatkan impor listrik secara tajam dan menghentikan ekspor pada hari Minggu setelah serangan terhadap sistem energi.

Kepala Administrasi Militer Kyiv, Serhiy Popko mengatakan, beberapa ledakan terdengar di Kyiv pada jam-jam awal saat pertahanan udara menghancurkan sekitar satu lusin misil di atas ibu kota dan sekitarnya.

Dia menambahkan, hanya beberapa kerusakan kecil yang terjadi dari serangan itu.

Beberapa kelompok orang berkumpul untuk mencari perlindungan di bawah tanah di stasiun metro pusat Kyiv pada jam-jam awal, beberapa di antaranya tidur di matras kemah.

Baca juga: Korban Penembakan Massal di Moskow Jadi 133 Orang

Moskow telah menggempur Ukraina selama beberapa hari dalam serangan yang digambarkan oleh Moskow sebagai balas dendam atas serangan Ukraina yang dilakukan selama pemilihan presiden Rusia.

Puing-puing dari misil jelajah Kh-55 yang ditembak jatuh ditemukan di sebuah taman di Kyiv, kata pejabat.

“Untuk pagi-pagi menjelang fajar yang ketiga dalam seminggu ini, seluruh Ukraina berada di bawah peringatan udara dan telah disarankan untuk mencari perlindungan,” tulis Duta Besar AS Bridget Brink di X.

Belum ada komentar dari Kementereian Pertahanan Rusia terkait serangan tersebut. (Mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles