Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Prancis Peringatkan AS Bakal Rugi Jika Trump Hukum Eropa soal Greenland

Mistar.idSenin, 19 Januari 2026 pukul 11.48 WIB
prancis_peringatkan_as_bakal_rugi_jika_trump_hukum_eropa_soal_greenland

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Getty Images via AFP/Andrew Harnik)

news_banner

Paris, MISTAR.ID

Pemerintah Prancis memperingatkan Amerika Serikat akan menanggung kerugian besar jika Presiden Donald Trump benar-benar menjatuhkan sanksi perdagangan terhadap negara-negara Eropa yang menentang rencananya mengakuisisi Greenland.

Menteri Pertanian Prancis Annie Genevard menegaskan Uni Eropa memiliki kekuatan untuk melakukan serangan balasan dari sisi komersial dan perdagangan. Ia menyebut ancaman tarif dari Washington harus disikapi dengan hati-hati karena berpotensi memicu eskalasi yang merugikan semua pihak.

“Dalam peningkatan tarif ini, Amerika Serikat juga akan sangat dirugikan, begitu pula para petani dan industrialisnya sendiri,” kata Genevard dalam wawancara dengan stasiun televisi Europe 1 dan CNews.

Genevard menegaskan bahwa pencaplokan Greenland oleh Amerika Serikat tidak dapat diterima oleh Eropa. Menurutnya, Uni Eropa tidak akan membiarkan Washington bertindak sepihak terhadap wilayah yang merupakan bagian dari kedaulatan Denmark.

“Jelas Eropa tidak akan membiarkan Amerika Serikat melakukan apa pun yang mereka inginkan,” ujarnya.

Ketegangan meningkat setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen mulai 1 Februari terhadap seluruh barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Belanda, dan Finlandia. Seluruh negara tersebut merupakan anggota Uni Eropa, kecuali Inggris dan Norwegia.

Trump juga menyatakan tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai 1 Juni, kecuali jika tercapai kesepakatan untuk pengambilalihan Greenland secara “penuh dan total”. Ia berdalih penguasaan atas pulau Arktik yang berstatus wilayah otonom Denmark itu diperlukan demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN