Friday, June 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Polisi Jerman Gerebek Geng Motor Hells Angels di 28 Kota, 1.200 Personel Dikerahkan

Mistar.idRabu, 29 April 2026 09.23
journalist-avatar-top
polisi_jerman_gerebek_geng_motor_hells_angels_di_28_kota_1200_personel_dikerahkan

Penangkapan geng motor di Jerman. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Berlin, MISTAR.ID

Pemerintah Negara Bagian Nordrhein-Westfalen (NRW), Jerman, resmi melarang dan membubarkan organisasi Hells Angels Motorcycle Club Leverkusen, Selasa (28/4/2026).

Dalam operasi besar-besaran sejak dini hari, lebih dari 1.200 polisi melakukan penggeledahan di lebih dari 50 lokasi yang tersebar di 28 kota di wilayah NRW. Sasaran operasi meliputi rumah dan tempat usaha milik anggota, serta pendukung kelompok tersebut.

Menteri Dalam Negeri NRW, Herbert Reul, menyebut operasi ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah wilayahnya dalam memberantas kejahatan geng motor. Ia menegaskan pihak berwenang tidak akan mentoleransi aktivitas ilegal seperti peredaran narkoba, kepemilikan senjata, hingga praktik intimidasi.

Menurut pemerintah setempat, aktivitas kelompok tersebut dinilai mengancam keamanan publik dan berpotensi melemahkan otoritas negara.

Penyelidikan saat ini menyasar 44 orang tersangka berusia 21 hingga 59 tahun. Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor, senjata, serta aset senilai sekitar 2,5 juta euro. Selain itu, terdapat indikasi praktik budidaya narkoba yang berorientasi keuntungan.

Penggerebekan dilakukan di sejumlah kota seperti Leverkusen, Cologne, Dortmund, dan Duisburg.

Dalam salah satu operasi di Langenfeld, seorang pria berusia 46 tahun ditangkap. Di bengkel miliknya, polisi menemukan sejumlah sepeda motor, termasuk merek Harley-Davidson, yang kini masih dalam proses penyelidikan terkait kepemilikannya.

Selain itu, aparat juga menggeledah sebuah brankas bank di Lünen serta menyita berbagai aset yang nantinya akan dialihkan untuk kepentingan pemerintah negara bagian.

Berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri NRW, cabang Leverkusen dari kelompok tersebut baru dibentuk pada Mei 2024 sebagai status calon anggota dan resmi menjadi cabang penuh pada Juni 2025.

Anggotanya diduga terlibat dalam berbagai tindak kriminal, mulai dari perdagangan narkoba, ancaman, hingga pemerasan dengan kekerasan.

Operasi ini dipimpin Kepolisian Düsseldorf bersama unit khusus penanganan kejahatan terorganisir serta didukung berbagai unsur kepolisian lainnya. Hingga laporan ini disusun, sebagian proses penggeledahan masih berlangsung.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN