Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Pasukan Israel Bongkar Paksa Puluhan Bangunan Warga Palestina di Tepi Barat

Mistar.idJumat, 13 Februari 2026 pukul 13.35 WIB
pasukan_israel_bongkar_paksa_puluhan_bangunan_warga_palestina_di_tepi_barat

Serangan udara Israel, membombardir Khan Younis saat pemberlakuan gencatan senjata di Jalur Gaza, Selasa (10/2/2026) waktu setempat. (Foto: Reuters/Haseeb Alwazeer)

news_banner

Yerusalem, MISTAR.ID

Pasukan Israel membongkar paksa puluhan bangunan milik warga Palestina di Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki pada Selasa (10/2/2026), di tengah operasi yang dilaporkan terus meluas setelah pemerintah Israel menyetujui aturan baru terkait penguasaan lahan.

Menurut laporan sumber lokal dan Wadi Hilwah Information Center, pasukan Israel bersama polisi, staf kota, dan buldoser menggerebek kawasan Al-Bustan di Silwan, Yerusalem Timur, dan merobohkan tembok serta pagar di sekitar sejumlah rumah warga Palestina.

Salah satu rumah yang dibongkar milik aktivis Palestina Fakhri Abu Diab. Ia menyebut operasi tersebut berlangsung intens dan berdampak pada sedikitnya enam keluarga Palestina. Selama penggerebekan, dua warga Palestina ditahan dan empat lainnya dilaporkan terluka, menurut Palestine Red Crescent Society.

Otoritas Israel kerap menyatakan pembongkaran dilakukan karena bangunan tidak memiliki izin resmi, khususnya di wilayah yang berada di bawah kendali penuh Israel. Namun, warga Palestina dan kelompok hak asasi manusia menilai proses perizinan hampir mustahil diperoleh oleh warga Palestina, sehingga pembongkaran dinilai sebagai upaya mengubah demografi wilayah.

Abu Diab mengatakan sejak 7 Oktober 2023 sedikitnya 37 rumah telah dibongkar di wilayah tersebut, sementara sejumlah rumah lain menerima pemberitahuan pengosongan atau pembongkaran. Ia juga menyebut sebagian kawasan Al-Bustan direncanakan diubah menjadi taman, kebun, dan area parkir.

Data Colonization and Wall Resistance Commission mencatat sejak Oktober 2023 Israel telah melakukan 1.014 pembongkaran di seluruh Tepi Barat yang diduduki, memengaruhi 3.679 bangunan, termasuk 1.288 rumah yang dihuni.

Israel memperketat operasi militer di Tepi Barat sejak perang di Gaza pada Oktober 2023. Data Palestina menyebutkan sebanyak 1.112 warga Palestina tewas, lebih dari 11.500 terluka, dan lebih dari 21.000 orang ditahan selama periode tersebut. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN