BBC Rencanakan Pemangkasan Anggaran dan PHK di Tengah Tekanan Finansial

Kantor BBC. (Foto: Istimewa)
London, MISTAR.ID
British Broadcasting Corporation (BBC) berencana memangkas anggaran tahunan sekitar 10 persen dalam tiga tahun ke depan, termasuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), sebagai langkah penghematan di tengah tekanan finansial dan perubahan cepat industri media.
Juru bicara BBC, seperti dikutip harian Financial Times, mengatakan lembaga penyiaran publik Inggris tersebut menghadapi tantangan besar akibat dinamika pasar media yang semakin kompetitif.
Biaya operasional BBC dilaporkan melampaui 2 miliar pound (sekitar Rp42,5 triliun) pada tahun lalu. Dengan rencana penghematan tersebut, pemangkasan anggaran diperkirakan mencapai sekitar 200 juta pound.
Direktur Jenderal BBC Tim Davie menyampaikan dalam telekonferensi bahwa pengurangan tenaga kerja akan berdampak pada seluruh divisi, termasuk redaksi dan studio komersial.
Langkah efisiensi ini dilakukan setelah pemerintah Inggris menaikkan iuran televisi sumber utama pendanaan BBC sebesar 5,5 pound menjadi 180 pound (sekitar Rp3,8 juta) per tahun. Seluruh pemilik televisi di Inggris diwajibkan membayar iuran tersebut.
Sejumlah laporan media menyebutkan kenaikan iuran terjadi di tengah persaingan ketat dengan platform media berbayar seperti Netflix, yang meningkatkan tekanan bagi BBC untuk mempertahankan kualitas layanan dengan nilai yang sepadan bagi pemirsa.
Sementara itu, Davie juga mengungkapkan anggaran BBC World Service terancam habis pada Maret karena belum tercapai kesepakatan dengan Kementerian Luar Negeri Inggris terkait perpanjangan pendanaan.
Pemerintah Inggris disebut mulai meninjau kesepakatan tersebut setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggugat BBC pada Desember lalu dan menuntut ganti rugi sebesar 10 miliar dolar AS atas tuduhan mendistorsi pidatonya terkait peristiwa 6 Januari 2021. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Warga Kuba Hadapi Krisis Pangan dan Pemadaman Listrik





















