Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Media Internasional Soroti Rencana Indonesia Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Gaza

Mistar.idRabu, 11 Februari 2026 pukul 13.59 WIB
media_internasional_soroti_rencana_indonesia_kirim_pasukan_penjaga_perdamaian_ke_gaza

Ilustrasi. (Foto: Antara Foto/Muhammad Adimaja)

news_banner

Gaza, MISTAR.ID

Sejumlah media internasional menyoroti rencana Indonesia menjadi negara pertama yang mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Jalur Gaza, Palestina, dalam skema Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF). Pengerahan tersebut disebut akan dilakukan dalam fase kedua gencatan senjata di wilayah tersebut.

Media Israel The Jerusalem Post melaporkan bahwa Indonesia diproyeksikan menjadi kontributor awal dalam misi ISF yang bertugas mengawasi implementasi gencatan senjata serta menangani isu keamanan di perbatasan. Pasukan tersebut disebut tidak akan berkonfrontasi langsung dengan Hamas atau terlibat dalam pelucutan senjata organisasi tersebut.

Laporan Channel 11 yang dikutip media Israel menyebut pengerahan pasukan Indonesia kemungkinan dilakukan setelah Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington pada 19 Februari mendatang.

Media The Times of Israel menyoroti rencana pengiriman sekitar 5.000 hingga 8.000 prajurit Indonesia. Kepala Staf Angkatan Darat RI Maruli Simanjuntak disebut menyatakan rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan, meski persiapan awal telah dilakukan, termasuk fokus pada unit teknis dan medis.

Sementara itu, Ynetnews melaporkan perwakilan Indonesia dijadwalkan mengunjungi pusat komando Amerika Serikat di Kiryat Gat, Israel, untuk membahas koordinasi operasional, termasuk aturan keterlibatan serta mekanisme koordinasi keamanan di wilayah perbatasan Gaza.

Media Uni Emirat Arab Khaleej Times juga memberitakan rencana pengerahan pasukan RI dan menyoroti agenda kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat yang diperkirakan mencakup pertemuan tingkat tinggi Dewan Perdamaian Gaza sekaligus pembahasan potensi kerja sama ekonomi.

Sejumlah media berbasis Timur Tengah seperti The New Arab, Middle East Monitor (MEMO), dan Middle East Eye turut melaporkan komitmen Indonesia, termasuk rekam jejak bantuan kemanusiaan RI bagi Palestina. MEMO menyebut Italia sebagai negara lain yang telah menyatakan kesiapan berpartisipasi dalam ISF, meski beberapa negara masih menunggu pelucutan senjata Hamas sebelum bergabung.

Media Inggris BBC dan The Guardian juga menyoroti rencana tersebut. BBC menilai waktu pengerahan pasukan belum final dan mencatat adanya kritik domestik terhadap keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump. Namun, pemerintah Indonesia menilai keterlibatan tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong stabilitas Gaza dan solusi dua negara bagi konflik Israel-Palestina.

The Guardian menyebut rencana pengiriman hingga 8.000 pasukan Indonesia sebagai langkah bersejarah yang berpotensi menjadikan Indonesia pasukan asing pertama yang ditempatkan di Gaza sejak 1967. Sementara Channel News Asia (CNA) melaporkan bahwa TNI telah mulai menyeleksi personel sejak November lalu sebagai bagian dari persiapan kemungkinan misi penjaga perdamaian. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN