Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Israel Klaim Bunuh Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib dalam Serangan Udara Teheran

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 pukul 18.43 WIB
israel_klaim_bunuh_menteri_intelijen_iran_esmail_khatib_dalam_serangan_udara_teheran

Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel Katz mengklaim bahwa pasukan Israel Defense Forces (IDF) telah membunuh Menteri Intelijen Iran, Esmail Khatib.

Katz menyebut Khatib tewas dalam serangan udara yang terjadi di Teheran pada Selasa (17/3/2026) malam. Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu (18/3/2026) dan dikutip dari media Israel.

“Menteri Intelijen Iran juga tewas dalam serangan semalam,” ujar Katz.

Disetujui Netanyahu

Katz juga mengungkapkan bahwa operasi militer tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Ia menyatakan bahwa pemerintah Israel telah memberi wewenang kepada militer untuk menargetkan tokoh-tokoh senior Iran tanpa perlu persetujuan tambahan dalam setiap operasi.

Iran Belum Beri Tanggapan

Hingga saat ini, pihak Iran belum memberikan konfirmasi maupun bantahan resmi terkait klaim tersebut. Situasi ini menambah ketidakpastian di tengah konflik yang terus berkembang.

Dekat dengan Lingkaran Pemimpin Tertinggi

Menurut laporan analis militer, Esmail Khatib dikenal memiliki kedekatan dengan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yang disebut-sebut memiliki pengaruh besar dalam struktur kekuasaan negara tersebut.

Rentetan Pejabat Iran Tewas

Kematian Khatib menambah daftar panjang pejabat tinggi Iran yang dilaporkan tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Beberapa tokoh penting yang sebelumnya dilaporkan meninggal antara lain:

  1. Ali Larijani
  2. Aziz Nasirzadeh
  3. Ali Shamkhani
  4. Mohammad Pakpour
  5. Gholamreza Soleimani

Situasi ini menunjukkan eskalasi konflik yang semakin serius di kawasan, dengan potensi dampak luas terhadap stabilitas regional maupun global.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN