Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Menuju Perang Dunia Baru? Iran vs Israel Ancam Stabilitas Global

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 pukul 11.12 WIB
menuju_perang_dunia_baru_iran_vs_israel_ancam_stabilitas_global

Gumpalan asap naik dari fasilitas minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab, pada hari Sabtu. (Foto: Altaf Qadri/AP melalui theguardian/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Konflik antara Iran dan Israel makin meluas, memicu kekhawatiran global. Serangan baru, ancaman terhadap aset Amerika, dan perubahan aliansi negara Arab menandai eskalasi yang bisa mengubah tatanan geopolitik Timur Tengah dan dunia.

Eskalasi Militer Meningkat

Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan memuncak: serangan udara Israel menewaskan dua pejabat tinggi Iran, termasuk Ali Larijani, pemimpin keamanan nasional Teheran. Iran membalas dengan gelombang serangan misil dan drone ke Israel dan negara-negara Teluk.

Ancaman Iran tidak terbatas pada Israel. Pangkalan AS di Teluk telah menjadi target, sementara serangan terhadap infrastruktur minyak meningkatkan risiko gangguan energi global.

Fakta penting: Selat Hormuz, jalur transit 20% minyak dunia, kini berada di garis depan konflik.

Dampak Global: Energi dan Ekonomi Terguncang

Gangguan pasokan minyak mendorong harga Brent melewati $100 per barel, memicu kekhawatiran inflasi global. Negara-negara yang jauh dari Timur Tengah pun merasakan dampaknya melalui biaya energi dan logistik yang meningkat.

Insight menarik: Konflik ini menunjukkan betapa rentannya ekonomi global terhadap gejolak energi yang berasal dari Timur Tengah.

Negara Arab Tinjau Ulang Aliansi Militer

Negara-negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia, kini mempertimbangkan ulang hubungan pertahanan mereka dengan AS. Beberapa negara menilai keterlibatan AS justru membawa konflik lebih dekat ke wilayah mereka, bukan melindungi.

Fakta unik: Beberapa elite Arab bahkan menuntut tekanan militer lebih keras terhadap Iran sambil mengeluhkan kurangnya koordinasi dengan Washington.

Risiko Perang Regional yang Lebih Luas

Konflik tidak lagi terbatas pada Iran vs Israel:

- Hezbollah & milisi Lebanon ikut terlibat, membuka front baru di selatan.

- Negara Teluk seperti UAE dan Bahrain menjadi sasaran, memperluas jangkauan pertempuran.

- Irak dan Suriah menghadapi bentrokan akibat spill-over, termasuk serangan terhadap pangkalan AS di Baghdad.

Beberapa analis menilai negara-negara Teluk kini mulai mempertimbangkan opsi keamanan alternatif, termasuk kerja sama dengan Rusia atau Tiongkok, untuk mengimbangi dominasi AS di kawasan.

Kesimpulan: Konflik Iran–Israel telah berkembang menjadi konfrontasi regional dengan dampak global. Mulai dari harga energi, aliansi militer, hingga risiko perang multi-front, dunia kini menyaksikan potensi reshaping geopolitik Timur Tengah.

Pertanyaannya bukan lagi apakah dampaknya akan terasa, tetapi seberapa luas dan cepat eskalasi ini akan mengubah tatanan global.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN