Israel Dituding Gunakan Amunisi Fosfor Putih Saat Serang Lebanon

Asap mengepul setelah serangan udara Israel menargetkan desa Abbasiyeh di Lebanon selatan. (Kawnat Haju/AFP)
Beirut, MISTAR.ID
Israel dituding menggunakan amunisi fosfor putih saat menyerang permukiman warga di sebuah kota di selatan Lebanon pada 3 Maret 2026.
Dalam laporan yang dirilis kelompok hak asasi Human Rights Watch (HRW) menyebutkan militer Israel diduga menembakkan artileri berisi fosfor putih di atas rumah-rumah warga di kota Yohmor. Informasi tersebut dilaporkan oleh Agence France-Presse (AFP), Selasa (10/3/2026).
HRW menyatakan pihaknya telah memverifikasi serta melakukan geolokasi terhadap tujuh gambar yang memperlihatkan amunisi fosfor putih yang ditembakkan dari udara.
Gambar tersebut juga menunjukkan petugas pertahanan sipil yang berupaya memadamkan kebakaran. Setidaknya dua rumah dan satu kendaraan terbakar.
Fosfor putih merupakan zat yang dapat terbakar ketika bersentuhan dengan oksigen. Dalam operasi militer, bahan ini kerap digunakan agar membuat tabir asap.
Amunisi tersebut juga bisa difungsikan sebagai senjata pembakar yang berpotensi menimbulkan kebakaran besar, luka bakar serius, gangguan pernapasan, kerusakan organ, hingga kematian.
Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah. Israel dilaporkan terus melancarkan serangan ke wilayah Lebanon meskipun sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata pada 2024.
Dalam beberapa hari terakhir, militer Israel juga mengirim pasukan darat ke wilayah perbatasan setelah mendapat serangan dari kelompok yang didukung Iran tersebut.
Sejak saat itu, tentara Israel berulang kali mengimbau warga yang tinggal di selatan Sungai Litani meninggalkan daerah tersebut.
Pemerintah Lebanon melaporkan sedikitnya 394 orang tewas akibat rangkaian serangan Israel, sementara lebih dari setengah juta warga terpaksa mengungsi.
Peneliti HRW di Lebanon, Ramzi Kaiss, menyebut penggunaan fosfor putih di kawasan permukiman merupakan tindakan yang sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi masyarakat sipil.
“Penggunaan fosfor putih secara ilegal oleh militer Israel di daerah pemukiman sangat mengkhawatirkan dan akan memiliki konsekuensi buruk bagi warga sipil,” ujarnya.
Ia juga mendesak Israel segera menghentikan praktik tersebut. Selain itu, negara-negara yang memasok senjata kepada Israel, termasuk amunisi fosfor putih, diminta menangguhkan bantuan militer serta penjualan senjata dan mendorong penghentian penggunaan amunisi itu di kawasan permukiman. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Tiga Pesawat Pengebom Milik AS Mendarat di InggrisBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















