Filipina Siapkan Dana Darurat Rp5,6 Triliun untuk Amankan Pasokan Energi

Ferdinand Bongbong Marcos Jr, saat menyapa khalayak dalam kampanye pilpres di Quezon City, Filipina, 13 April 2022. (Foto: AP Photo/Aaron Favila)
Manila, MISTAR.ID
Pemerintah Filipina menyiapkan dana darurat sebesar 20 miliar peso atau sekitar US$333 juta (Rp5,6 triliun) untuk memperkuat pasokan bahan bakar nasional, menyusul penetapan status darurat energi.
Kementerian Energi Filipina menyatakan langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah fluktuasi harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
“Langkah ini menunjukkan tekad kuat pemerintah untuk melindungi rakyat Filipina dari guncangan pasokan eksternal serta memastikan ketersediaan bahan bakar yang memadai dan andal,” demikian pernyataan resmi kementerian yang dikutip Reuters, Kamis (26/3/2026).
Pemerintah Filipina berencana membeli hingga dua juta barel bahan bakar, termasuk minyak olahan dan gas minyak cair, guna menopang kebutuhan domestik. Saat ini, cadangan minyak nasional diperkirakan cukup untuk sekitar 45 hari.
Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyebut langkah darurat ini diperlukan mengingat tingginya ketergantungan Filipina terhadap impor minyak, terutama dari kawasan Timur Tengah dan Arab Saudi.
Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, pemerintah juga telah membentuk komite khusus untuk memastikan kelancaran pasokan, distribusi, serta ketersediaan bahan bakar, makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya.
Menurut Marcos Jr., status darurat energi memungkinkan pemerintah mengambil langkah cepat dan terkoordinasi guna menghadapi risiko gangguan pasokan energi global dan dampaknya terhadap ekonomi domestik. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Melintas di Selat HormuzBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















