Donald Trump Tetapkan Arab Saudi Sebagai Sekutu Utama Non-NATO

Donald Trump. (Foto: History/Mistar)
Washington DC, MISTAR.ID
Presiden Donald Trump resmi menetapkan Arab Saudi sebagai sekutu utama non-NATO Amerika Serikat pada Selasa (18/11). Pengumuman itu disampaikannya saat menjamu Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) dalam acara makan malam kenegaraan di Gedung Putih.
"Dengan bangga saya umumkan malam ini bahwa kami akan meningkatkan hubungan pertahanan AS-Saudi ke level lebih tinggi dengan secara resmi memberikan status sekutu utama non-NATO kepada Arab Saudi," ujar Trump, dikutip AFP.
Status Major Non-NATO Ally (MNNA) adalah penunjukan berdasarkan hukum AS yang memberi keuntungan khusus bagi negara mitra dalam kerja sama militer dan keamanan. Menurut situs Kementerian Luar Negeri AS, status ini menjadi simbol kedekatan hubungan Washington dengan negara mitra serta bentuk penghormatan atas kemitraan tersebut. Namun, penunjukan MNNA tidak berarti adanya komitmen pertahanan dari AS.
Hak istimewa yang menyertai status ini termasuk akses meminjam material, peralatan, atau perlengkapan untuk riset dan pengujian. Negara MNNA juga dapat menjadi lokasi penyimpanan amunisi perang AS serta memiliki izin membeli amunisi uranium terdeplesi buatan AS.
Saat ini terdapat 19 negara yang telah berstatus MNNA, yaitu Argentina, Australia, Bahrain, Brasil, Kolombia, Mesir, Israel, Jepang, Yordania, Kenya, Kuwait, Maroko, Selandia Baru, Pakistan, Filipina, Qatar, Korea Selatan, Thailand, dan Tunisia.
Selain itu, berdasarkan Pub. L. 107-228, AS memperlakukan Taiwan sebagai wilayah dengan status setara MNNA meski tidak ada penetapan resmi secara langsung. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















