29.9 C
New York
Sunday, July 14, 2024

Buntut Pembakaran Al-Quran, Denmark Perketat Pengawasan Perbatasan

Kopenhagen, MISTAR.ID

Kepolisian Denmark memperketat pengawasan di perbatasan buntu dari serangkaian penghinaan terhadap Al-Quran yang terjadi belakangan ini.

Kementerian Kehakiman Denmark dalam pernyataannya Kamis (3/8/2023) malam waktu setempat mengatakan, aksi-aksi pembakaran Al-Quran telah mempengaruhi situasi keamanan.

Diketahui, keputusan serupa juga telah diambil oleh Swedia pada awal pekan ini.

Aktivis anti-Islam di Denmark dan Swedia telah melakukan penghinaan terhadap beberapa salinan kitab suci dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu telah menimbulkan kemarahan di dunia Islam yang menuntut pemerintah untuk melarang tindakan semacam itu.

Baca Juga: Al Quran Kembali Dibakar di Swedia Walaupun Telah Diprotes Banyak Negara

“Otoritas telah menyimpulkan bahwa saat ini diperlukan peningkatan fokus terhadap siapa yang masuk ke Denmark, untuk menghadapi ancaman konkret dan terkini,” bunyi pernyataan dari Kementerian Kehakiman Denmark, seperti dilansir Dawn.

Pengawasan perbatasan yang lebih ketat akan diterapkan hingga awal Agustus, lanjut pernyataan tersebut.

“Membakar [Al-Quran] baru-baru ini, seperti yang dikatakan polisi keamanan, telah mempengaruhi situasi keamanan saat ini,” ujar Menteri Kehakiman Peter Hummelgaard dalam pernyataan tersebut.

Baca Juga: Inggris Tolak Masuk Politisi Denmark Pembakar Al-Quran

Keputusan untuk memperketat pengawasan perbatasan dengan melakukan pemeriksaan lebih ketat terhadap para pelancong yang masuk ke Denmark mengikuti langkah serupa yang diambil oleh Swedia.

Baik Pemerintah Swedia maupun Denmark telah mengutuk aksi penghinaan tersebut dan mengatakan sedang mempertimbangkan undang-undang baru yang dapat menghentikannya.

Namun, para kritikus dalam negeri mengatakan bahwa keputusan semacam itu akan merongrong kebebasan berbicara yang dilindungi oleh konstitusi mereka. (Mtr/hm22)

Related Articles

Latest Articles