Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

12 Jet Tempur F-22 AS Mendarat di Israel, Ketegangan dengan Iran Kian Memanas

Mistar.idRabu, 25 Februari 2026 pukul 16.35 WIB
12_jet_tempur_f22_as_mendarat_di_israel_ketegangan_dengan_iran_kian_memanas

Jet Tempur F-22 AS (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sedikitnya 12 jet tempur F-22 Raptor milik Amerika Serikat mendarat di salah satu pangkalan udara Israel pada Selasa (24/2), di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Pengerahan ini disebut sebagai bagian dari penguatan militer Washington di kawasan Timur Tengah.

Laporan penyiar publik Israel, KAN, menyebut belasan jet tempur canggih tersebut mendarat di pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan. F-22 dikenal sebagai salah satu pesawat tempur paling mutakhir di dunia dan hanya dioperasikan oleh Amerika Serikat.

Peran Strategis F-22

F-22 Raptor dirancang untuk misi superioritas udara dan penetrasi wilayah musuh. Pesawat ini mampu menghindari deteksi radar, melumpuhkan sistem pertahanan udara lawan, serta menghancurkan instalasi strategis seperti radar dan pusat komando.

Kehadiran F-22 di Israel dinilai sebagai sinyal kuat dukungan militer AS terhadap sekutunya di tengah eskalasi kawasan.

Kapal Induk AS Masuk Timur Tengah

Selain pengerahan jet tempur, kapal induk terbesar AS, USS Gerald R. Ford, juga dilaporkan tiba di kawasan Timur Tengah pada hari yang sama. Kapal tersebut sempat merapat di Pangkalan Angkatan Laut AS Souda Bay, Yunani, sebelum melanjutkan pelayaran.

Sebelumnya, kapal induk itu terpantau melintasi Selat Gibraltar menuju Laut Mediterania bersama kapal perusak USS Mahan dalam satuan tempurnya.

Langkah ini menyusul keberadaan USS Abraham Lincoln yang lebih dulu tiba di kawasan pada Januari lalu, mempertegas peningkatan kehadiran militer AS di sekitar Teluk Persia.

Trump Peringatkan Opsi Militer

Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya memperingatkan bahwa jika perundingan nuklir dengan Iran tidak menghasilkan kesepakatan, Washington akan mempertimbangkan opsi militer.

Pengerahan jet tempur F-22 dan kapal induk tambahan ini memicu kekhawatiran internasional akan potensi konflik terbuka antara AS dan Iran. Sejumlah pengamat menilai situasi di kawasan berada dalam fase paling sensitif dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan meningkatnya mobilisasi militer di udara dan laut, perhatian dunia kini tertuju pada perkembangan diplomasi dan langkah lanjutan dari kedua negara.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN