Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Warga Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Perladangan Sawit Langkat

Mistar.idSelasa, 20 Januari 2026 23.47
journalist-avatar-top
BD
warga_temukan_mayat_pria_tanpa_identitas_di_perladangan_sawit_langkat

Sejumlah petugas dan warga mengevakuasi jasad pria tanpa identitas. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Warga Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di area perladangan sawit milik kepala desa setempat, Senin (19/1/2026) sore.

Kapolsek Padang Tualang Iptu Bayu Mahardhika menjelaskan jenazah itu pertama kali ditemukan warga bernama Andre Susila sekitar pukul 10.30 WIB saat membersihkan ladang sawit milik Kepala Desa Buluh Telang, M Yunus.

“Saksi mencium bau tidak sedap di sekitar ladang, lalu melakukan pengecekan dan menemukan sesosok mayat laki-laki. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepala desa dan diteruskan ke pihak kepolisian,” ujar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja hijau putih bermotif kotak-kotak, celana panjang abu-abu, serta memakai cincin batu putih di tangan kiri. Korban berambut panjang, bertubuh kurus, dan diperkirakan berusia sekitar 60 tahun.

Ia menambahkan dari keterangan sejumlah saksi, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sebelumnya sempat terlihat mondar-mandir di beberapa wilayah sekitar.

“Pada 3 Januari 2026, korban sempat dijumpai di Dusun 8 Sukaramai, Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan. Saat ditanya identitas dan tujuan, korban mengaku tidak mengetahui alamat maupun kampung halamannya,” tuturnya.

Selanjutnya, pada 13 dan 14 Januari 2026, korban kembali terlihat petugas keamanan kebun PT Buluh Telang melintas di areal perkebunan yang menjadi akses antara Desa Telaga Said dan Desa Buluh Telang.

Pihak kepolisian menyebut hingga kini penyebab kematian korban belum dapat disimpulkan. Jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi.

“Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dari RS,” ucap Bayu.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN