Usai Kebakaran, Karyawan PT Garuda Mas Perkasa: Baru Masuk Kerja Kembali Diliburkan

Dua karyawan PT Garuda Mas Perkasa, Ase dan Cahaya, ditemui di lokasi kebakaran. (Foto: Putra/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Insiden kebakaran di PT Garuda Mas Perkasa atau pabrik sandal karet di Medan Deli menyisakan duka. Tak hanya bagi pemilik perusahaan, para karyawan juga merasakan dampak yang mendalam.
Seperti yang diceritakan salah seorang karyawan, Ase, ia mengaku baru sepekan kembali bekerja setelah sebelumnya sempat dirumahkan bersama rekan-rekannya karena berbagai alasan.
“Beberapa bulan ini libur karena sempat dirumahkan. Habis itu kebanjiran, dua bulan dirumahkan. Sudah siap, baru satu minggu ini kami masuk,” ucapnya, Rabu (28/1/2026).
Kesedihan Ase kian bertambah ketika mengetahui pabrik tempatnya bekerja mengalami kebakaran. Seluruh karyawan yang berjumlah 255 orang kembali diliburkan.
“Pas datang tadi sudah sedih kali lah, entah sudah gimana pabrik kami,” tutur perempuan yang mengaku telah 15 tahun bekerja di perusahaan tersebut.
Tak hanya itu, Lebaran Idulfitri yang sudah di depan mata turut menambah kepiluan para karyawan. Pasalnya, kebutuhan rumah tangga menjelang hari besar tersebut memerlukan biaya yang tidak sedikit.
“Lebaran bulan Maret mendatang. Sudah nggak ada harapan lagi, nggak tahu lagi lah sudah begini,” ujarnya lirih.
Sementara itu, karyawan lainnya, Cahaya, mengaku telah bekerja di pabrik tersebut sejak tahun 2000. Seharusnya, ia masuk pada shift pagi di hari kejadian. Meski telah mendapat informasi bahwa pabrik terbakar, ia tetap datang ke lokasi.
“Sudah 25 tahun kerja, dari tahun 2000 lalu. Gimana lah, sudah pasti sedih. Saya seharusnya masuk pagi jam 7,” ucapnya. (hm25)

























