Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Tawuran Geng Motor di Patumbak Tewaskan Pemuda MN, Polisi Ungkap “Big Match” Sudah Direncanakan

Mistar.idSelasa, 23 Juni 2026 pukul 20.04 WIB
tawuran_geng_motor_di_patumbak_tewaskan_pemuda_mn_polisi_ungkap_big_match_sudah_direncanakan

Petugas menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus tawuran geng motor di Medan. (Foto: Putra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Tawuran antar kelompok geng motor di wilayah hukum Polsek Patumbak berujung tewasnya seorang pemuda berinisial MN. Polisi mengungkap bentrokan tersebut bukan terjadi secara spontan, melainkan telah direncanakan dan diberi label “Big Match” oleh kelompok yang terlibat.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, dua kubu yang bertikai sebelumnya telah menyepakati lokasi dan waktu untuk melakukan tawuran.

“Dari hasil penyelidikan, tawuran ini sudah direncanakan sebelumnya. Mereka menyebutnya sebagai Big Match dan telah sepakat untuk bertemu di lokasi untuk melakukan tawuran,” ujar Adrian, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, kelompok SL yang bergabung dengan SKM dan TOWAGA berkumpul di kawasan Kuburan Cina, Delitua, Senin (22/6/2026) dini hari.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan kelompok memberikan arahan untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok NKB. Sekitar pukul 03.00 WIB, kelompok tersebut bergerak menuju Jalan Setia yang telah disepakati sebagai lokasi bentrokan.

“Jadi ini menunjukkan eksistensi dan kekuatan. Siapa yang paling kuat, makanya dilabeli Big Match,” tuturnya.

Dalam bentrokan itu, kubu NKB disebut kalah jumlah dan memilih mundur. Namun korban MN tertinggal dari kelompoknya dan kemudian ditabrak menggunakan sepeda motor oleh kelompok lawan hingga terjatuh.

“Setelah terjatuh, korban menjadi sasaran pengeroyokan. Para pelaku menggunakan senjata tajam, batu, panah, dan lainnya hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata yang digunakan dalam tawuran serta telepon genggam para pelaku.

“Dalam handphone terlihat jelas ada grup WhatsApp Power Rangers. Di sana mereka merencanakan tawuran tersebut,” ujarnya

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN