Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Polisi Bergulat dengan Pengedar Sabu di Medan

Mistar.idKamis, 21 Mei 2026 pukul 09.36 WIB
polisi_bergulat_dengan_pengedar_sabu_di_medan

Kapolsek Medan Area dan Kanit Reskrim saat memberi keterangan. (Foto: Putra/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Viral di media sosial seorang pria bergulat dengan petugas kepolisian di Gang Jati, Jalan Denai, Medan Area, Jumat (15/5/2026). Pria tersebut bernama Riki Rahayu alias Uget, 34 tahun, warga Jalan Negara, Kecamatan Medan Perjuangan.

Sedangkan polisi yang menangkap Riki bernama Iptu Fajri. Di dalam video terlihat pula Riki memprovokasi warga agar melempari petugas polisi saat akan ditangkap.

"Teriak kau lagi. Kau suruh lempar orang ini semua," teriak Iptu Fajri dalam video, yang dilihat Mistar pada Kamis (21/5/2026).

Iptu Fajri juga meneriaki warga yang berada di lokasi. "Siapa kalian melempar? Lempar lagi, siapa yang berani? Lempar lah," teriaknya.

Menanggapi video yang viral ini, Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, mengatakan penangkapan dilakukan saat Operasi Antik Toba 2026.

Iptu Khairul Fajri Lubis yang merupakan Kanit Reskrim Polsek Medan Area sedang melakukan undercover buy ke lokasi tersebut. Namun saat tersangka hendak ditangkap, ia berteriak dan memprovokasi warga.

"Kami mendapat perlawanan dari warga sekitar. Namun, setelah dijelaskan ke masyarakat, tersangka berhasil kita amankan ke kantor," ucapnya, Kamis (21/5/2026).

Dari penangkapan Riki, polisi mengamankan barang bukti sabu dengan berat 0,75 gram serta uang tunai Rp215.000.

Sementara tersangka Riki mengatakan sudah menjual sabu dalam sepekan belakangan. Ia mendapatkan barang itu dari seorang berinisial K.

“Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan. Kami sedang memburu pemasok barang tersebut,” ujarnya.

Sementara Iptu Khairul Fajri Lubis mengalami luka ringan di bagian tangan akibat lemparan dari warga. Kemudian, baju yang ia kenakan robek akibat bergelut dengan tersangka.

"Ada luka ringan di tangan, tapi nggak masalah dan nggak serius juga," ucap Iptu Fajri. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN