Thursday, September 24, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Korban Keracunan MBG Berastagi Masih Keluhkan Nyeri Perut Setelah Sepekan di RSU Haji

Mistar.idKamis, 24 September 2026 pukul 10.44 WIB
korban_keracunan_mbg_berastagi_masih_keluhkan_nyeri_perut_setelah_sepekan_di_rsu_haji

KDS saat kembali masuk rumah sakit beberapa waktu lalu. (Foto: Dokumentasi Tribun Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Siswa SMA Negeri 1 Berastagi berinisial KDS kini telah menjalani pengobatan rawat jalan setelah sempat lebih dari sepekan dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan.

Diketahui, KDS merupakan salah satu dari ratusan siswi yang sempat mengalami keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Berastagi, Kabupaten Karo, pada 13 Agustus 2026 lalu.

Winda Sihite, kakak kandung KDS, menyampaikan kondisi adik perempuannya yang masih merasakan beberapa keluhan setelah menjalani perawatan di RSU Haji.

"Kondisi adik masih sering mengeluhkan nyeri di sekitar area perutnya. Kemudian, adik juga masih merasakan pusing setelah keluar dari rumah sakit," ujarnya kepada Mistar, Kamis (24/9/2026).

Lebih lanjut, wanita berusia 22 tahun itu mengatakan, keluhan nyeri yang dirasakan adiknya di sekitar area perut masih bisa ditahannya.

Selain itu, Winda menyebutkan, kini adiknya berada di rumahnya yang berlokasi di Kabanjahe dan rencananya akan melakukan kontrol medis ke Medan.

"Kalau hasil diagnosis dokter kemarin, adik saya masih dalam proses penyembuhan. Waktu yang dibutuhkan adik juga sekitar dua sampai tiga bulan ke depan hingga sembuh," ucapnya.

Ia menyampaikan harapan agar adiknya juga bisa dirujuk ke Jakarta, sama halnya dengan beberapa korban keracunan MBG lainnya yang telah dirujuk ke RSCM.

Sebelumnya, KDS kembali dirujuk ke RSU Haji Medan pada Jumat, 11 September 2026 lalu, dan telah diperbolehkan pulang pada Sabtu, 19 September 2026. Kini, KDS turut menjalani proses pemulihan di rumahnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN