Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kejari Deli Serdang Naikkan Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS SMKN 1 Lubuk Pakam ke Penyidikan

Mistar.idKamis, 12 Maret 2026 pukul 19.34 WIB
kejari_deli_serdang_naikkan_kasus_dugaan_korupsi_dana_bos_smkn_1_lubuk_pakam_ke_penyidikan

SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.(Foto: sembiring/ mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan buku yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Lubuk Pakam ke tahap penyidikan.

Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Sapta Putra, melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Deli Serdang, Roby Syahputra, didampingi tim Pidana Khusus (Pidsus) saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2026).

Roby menjelaskan, sebelumnya kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Namun setelah dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan, perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan.

“Kasus ini sebelumnya berada pada tahap penyelidikan dan sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan,” ujar Roby.

Ia mengatakan dugaan tindak pidana korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan buku yang dibiayai dari dana BOS yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih terus bekerja untuk mendalami perkara tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti serta memeriksa pihak-pihak yang terkait.

“Terkait pengadaan buku ini, tim Pidsus masih terus bekerja. Untuk perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,” katanya.

Sementara itu, terkait potensi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Roby menyebutkan hingga saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyidikan.

Ia menambahkan, nominal kerugian negara akan diketahui setelah proses pemeriksaan dan perhitungan oleh pihak yang berwenang selesai dilakukan.

“Untuk kerugian negara saat ini belum dipaparkan karena tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih bekerja melakukan penyidikan kasus tersebut,” tambahnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN