7.8 C
New York
Friday, April 19, 2024

Kecelakaan Maut di Papua Barat, 18 Orang Penumpang Truk Tewas

Papua, MISTAR.ID

Sebuah truk mengalami kecelakaan dan terbalik di tanjakan di Kampung Duwebey, Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, pada Rabu (13/4/22) sekitar pukul 04.00 WIT. 18 orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Kapolres Manokwari, AKBP Parasian Herman Gultom, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIT melibatkan satu unit truk yang mengangkut 29 orang serta material kayu dan material kendaraan bermotor.

“Truk ini mengalami kecelakaan tunggal saat melakukan pengereman, dari turunan kilometer 10 arah dari Anggi. Kemudian tidak bisa mengendalikan dan terakhir menabrak tebing,” katanya.

Baca Juga:Kecelakaan Maut di Desa Pabatu, Pengemudi Avanza Tewas di TKP

Selain ke RSUD Manokwari, terdapat 6 korban dibawa ke Rumah Sakit Pratama Warmare.

“Saat ini sedang dilakukan identifikasi, dan 6 orang dinyatakan kritis,” ungkapnya.

Selanjutnya, Polres Manokwari melakukan olah TKP di lokasi kejadian kecelakaan tersebut. Polres juga akan membuka posko di RSUD Manokwari untuk melakukan identifikasi.

“Nanti kita berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dikembalikan kepada pihak keluarga. Untuk sopir sendiri meninggal dunia, sementara 18 korban yang meninggal dunia apakah mereka warga Manokwari atau tidak, saat ini masih dilakukan identifikasi,” katanya.

Baca Juga:Korban Meninggal Kecelakaan Maut Bus Intra Kontra Avanza di Tebing Tinggi Bertambah Jadi 9 Orang

“Saat ini jumlah korban yang dirawat di antaranya 6 orang di RS Pratama Warmare, 16 orang di RSUD Manokwari. Dan sisanya masih dilakukan identifikasi. Untuk dugaan sementara kelebihan beban dan muatan,” ucapnya.

Untuk proses penyidikan sudah dibuka terkait dengan kecelakaan tersebut.

“Kami dari Polres Manokwari turut berduka yang mendalam bagi keluarga korban. Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, terkait kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.

Asal NTT

Sementara itu, 18 Warga Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan maut di Manokwari, Papua Barat. Truk yang ditumpangi para korban disebutkan menabrak gunung Kilometer 10 Pegunungan Arfak, saat hendak pergi ke pusat kota.

Ketua Kerukunan Flobamora di Papua, Clinton Tallo mengatakan, secara total ada 79 orang yang menumpangi truk nahas itu.

Jenazah para korban di RSUD Manokwari.(f:istimewa)
Jenazah para korban di RSUD Manokwari.(f:istimewa)

“Yang meninggal dunia ada 18 orang dan semua berasal dari NTT. Sisanya dari total penumpang masih dalam keadaan kritis,” kata Clinton dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/4/22).

Baca Juga:Dua dari 9 Korban Kecelakaan Maut Bus Intra Kontra Avanza di Tebing Tinggi Merupakan Abang Adik

Menurut Clinton, ada 10 warga NTT yang masih dinyatakan kritis sehingga sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Untuk data dan nama-nama korban, Clinton Tallo mengaku sedang berkoordinasi dengan pihak terkait di wilayah setempat.

Namun dia merinci 18 orang yang meninggal dunia itu di antaranya 16 berasal dari Kabupaten Belu dan Malaka. Kemudian satu dari Amarasi, Kabupaten Kupang dan satu orang lainnya berasal dari Kabupaten Sikka.

“Semua warga merupakan pekerja tambang pada perusahaan milik Toko Tengah Manokwari,” tutup Clinton.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom membenarkan korban dalam insiden kecelakaan maut tersebut sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan sambil dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).(antara/kumparan/hm01)

 

Related Articles

Latest Articles