Sunday, August 23, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Jasad Pria Ditemukan di Sungai Pulau Raja Asahan, Kunci T Terselip di Celana

Mistar.idMinggu, 23 Agustus 2026 pukul 07.56 WIB
jasad_pria_ditemukan_di_sungai_pulau_raja_asahan_kunci_t_terselip_di_celana

Lokasi penemuan jasad korban yang tersangkut di sungai. (foto:tangkapan layar Pulau Raja Project/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID (23/8/2026) — Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD Kabupaten Asahan, dan Polri menemukan sesosok jasad pria di aliran sungai yang berada di belakang Rumah Makan Status Quo, Pulau Raja, pada Jumat (21/8/2026).

Namun, identitas jasad tersebut belum diketahui. Petugas juga belum dapat memastikan apakah pria yang ditemukan merupakan orang yang sebelumnya disebut-sebut melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai saat dikejar warga.

Penemuan jasad tersebut justru menambah tanda tanya lantaran petugas menemukan sebuah kunci T terselip di bagian depan celana korban.

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Asahan, Zulfahri Harahap, mengatakan jasad ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB dalam kondisi tersangkut pada tumpukan sampah dan ranting pohon di tepi aliran sungai.

“Korban ditemukan di tepi sungai dalam kondisi tersangkut sampah dan ranting pohon,” ujar Zulfahri, Sabtu (22/8/2026), dalam keterangannya saat dikonfirmasi wartawan.

Kondisi jasad yang telah mengalami perubahan membuat proses identifikasi menjadi tidak mudah. Terlebih, saat ditemukan, korban tidak membawa identitas yang dapat langsung menunjukkan siapa dirinya.

Petugas kemudian mengevakuasi jasad tersebut ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses autopsi.

“Karena tidak ada identitasnya, sementara kami masih menunggu konfirmasi dari keluarga untuk memastikan siapa korban ini,” kata Zulfahri.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian dalam proses evakuasi adalah keberadaan kunci T yang terselip di bagian depan celana korban.

Kunci T memang kerap dikenal sebagai salah satu alat yang dapat digunakan dalam aksi pencurian sepeda motor. Meski demikian, keberadaan benda tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa korban merupakan pelaku pencurian sepeda motor yang sebelumnya dikejar warga.

Sebelum jasad ditemukan, masyarakat melaporkan adanya seorang pria yang terlihat terbawa arus dan diduga sengaja melompat untuk menghindari kejaran warga karena diduga menjadi pelaku pencurian sepeda motor.

“Maling motor, dikejar warga dari Air Batu. Di sini sempat tertangkap, tapi dia lepas lagi. Setelah lepas itulah dia melarikan diri dan lompat ke sungai,” ujar Sudarmin, warga sekitar.

Penemuan jasad di aliran sungai kemudian memunculkan dugaan bahwa korban merupakan pria yang sebelumnya disebut menceburkan diri ke sungai untuk menghindari kejaran warga. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN