Jasad Bocah 12 Tahun Hanyut di Sungai Lae Simbelin Dairi Langsung Dikebumikan Dini Hari

Warga dan petugas menurunkan korban dari mobil untuk dikebumikan langsung (Foto: Istimewa/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Jasad Feri Immanuel Sinaga (12), bocah yang hanyut saat mandi di Sungai Lae Simbelin, Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-pungga (SPP), Kabupaten Dairi, ditemukan pada Selasa malam (10/3/2026) dan langsung dimakamkan pada Rabu (11/3/2026) pukul 02.00 WIB dini hari.
"Jasad korban dibawa dari TKP ke halaman rumah duka, namun tidak diturunkan dari atas mobil ambulans. Tubuh terbungkus plastik dan sudah mengeluarkan bau. Hanya bagian wajah yang diperlihatkan kepada pihak keluarga, selanjutnya dimasukkan ke dalam peti jenazah. Pengebumian pukul 02.00 WIB dilakukan atas kesepakatan keluarga," kata Camat Silima Pungga-pungga, Edwin Nababan, Rabu (11/3/2026).
Edwin menjelaskan bahwa Feri Immanuel merupakan anak sulung dari empat bersaudara pasangan Swandi Sinafa dan Megawati Sitorus, warga Desa Bakal Gajah. Ayah korban, Swandi, bekerja sebagai perangkat desa.
Baca Juga: Jasad Ferri Sinaga Korban Hanyut di Sungai Lae Simbelin Ditemukan di Bawah Jembatan Sopobutar
Korban ditemukan mengapung dan tersangkut di jaring yang dipasang warga di bawah Jembatan Sopobutar, wilayah Kecamatan Siempat Nempu Hilir, sekitar pukul 22.50 WIB. Setelah ditemukan, tim Basarnas bersama warga langsung melakukan evakuasi.
Informasi penemuan jasad Feri pertama kali disampaikan oleh Putra Rahib Berutu melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Mistar.
“Informasi tulang, jasad anak 12 tahun korban hanyut sudah ditemukan, tepatnya di bawah Jembatan Sopobutar, tersangkut di jaring sekitar pukul 22.50 WIB. Saat ini tim Basarnas sudah mengevakuasi jenazah korban,” ujar Putra.
BERITA TERPOPULER





















