Dua Pengangkut Kayu Tewas Tersengat Listrik di Kutambaru

Lokasi dua pengangkut kayu tewas tersengat listrik di Kutambaru. (Foto: Dok. Istimewa)
Langkat, MISTAR.ID – Dua pekerja yang sedang mengangkut kayu meninggal dunia usai tersengat arus listrik di Dusun Durin Tonggal, Desa Namo Teras, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, Senin (6/7/2026).
Kedua korban masing-masing bernama Jaka, 41 tahun, warga Dusun Melati, Desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, dan Aidil Adha, 31 tahun, warga Kota Lama Tiga, Kecamatan Secanggang.
"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan para saksi, enam orang pekerja datang ke lokasi untuk mengangkut kayu rambung yang telah disusun di empat titik di pinggir jalan," ucap Kapolsek Salapian AKP Master, Selasa (7/7/2026).
Kata Kapolsek, setelah kayu di tiga titik berhasil dimuat ke dalam truk, para pekerja berpindah ke titik terakhir. Karena posisi jalan menurun, sopir meminta rekannya mengganjal ban depan truk agar tidak bergerak saat proses pemuatan berlangsung.
"Naasnya, saat korban Aidil Adha yang berada di atas bak truk berdiri untuk menerima kayu yang akan dioper secara estafet. Namun, korban diduga tersentuh kabel listrik PLN dan langsung tersengat arus listrik," ujarnya.
Pada saat bersamaan, sopir truk, Jaka, juga berteriak meminta pertolongan karena mengaku ikut tersengat listrik. Rekan-rekannya yang berusaha membuka pintu truk turut merasakan adanya aliran listrik pada kendaraan tersebut sehingga tidak dapat langsung memberikan pertolongan.
Beberapa saat kemudian, Aidil Adha terjatuh dari atas truk dalam kondisi tidak sadarkan diri. Setelah arus listrik tidak lagi membahayakan, rekan-rekannya mengevakuasi kedua korban dan membawanya ke Klinik Coryza Marike. Namun, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia.
"Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta meminta visum luar terhadap kedua korban," katanya.
Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi.
Jenazah kedua korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut, termasuk menelusuri kondisi jaringan listrik di lokasi kejadian. (hm20)
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER























