Thursday, June 25, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Digerebek di Hotel, Pria di Siantar Tertangkap Bawa 4,43 Gram Sabu

Mistar.idKamis, 25 Juni 2026 pukul 11.41 WIB
digerebek_di_hotel_pria_di_siantar_tertangkap_bawa_443_gram_sabu

Pria berinisial BRRS ditangkap Polres Pematangsiantar karena kepemilikan sabu. (Foto: Dok. Polres Pematangsiantar/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Seorang warga dari Jalan Deyah, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, berinisial BRRS, 30 tahun, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar di Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Minggu (21/6/2026) pukul 01.30 WIB.

Dari BRRS, polisi mengamankan 4,43 gram sabu. Kasat Resnarkoba AKP Irwanta Sembiring menjelaskan penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang resah terkait aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.

"Menindaklanjuti informasi berharga itu, anggota langsung bergerak melakukan penyelidikan ke lapangan," ujar Irwanta, Kamis (25/6/2026).

Tiba di lokasi sasaran, tepatnya di depan kamar nomor 88 Hotel Sikhar, petugas melihat gerak-gerik mencurigakan dari seorang pria yang belakangan diketahui adalah BRRS. Saat itu, ia sedang asyik bermain handphone di depan kamar hotel.

Tanpa buang waktu, Tim Opsnal Sat Resnarkoba langsung mengamankan pria tersebut. Guna mencari barang bukti, petugas kemudian menggeledah kamar hotel yang disewa pelaku dengan disaksikan langsung oleh salah satu staf hotel bernama Agi Pramaja.

Dari hasil penggeledahan di atas tempat tidur, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana tersebut, antara lain 4 plastik klip diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,43 gram, 1 bungkus plastik klip kosong, 1 unit HP merk Redmi warna putih yang dipegang pelaku. Dan Uang tunai sebesar Rp320.000 dari saku celana kanan pelaku.

Saat diinterogasi, BRRS mengakui kepemilikan sabu dan diperolehnya dari seorang pria berinisial K asal Medan.

"Untuk pemasok berinisial K saat ini statusnya masih dalam penyelidikan (lidik) oleh anggota di lapangan," tuturnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN