Money Heist: Dari Serial Nyaris Gagal Jadi Fenomena Global, Kini Siap Hadir dengan Proyek Baru

Ilustrasi, Money Heist: Dari Serial Nyaris Gagal Jadi Fenomena Global, Kini Siap Hadir dengan Proyek Baru. (foto:ferry/fb@hariannetflix/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Tidak banyak serial non-Inggris yang mampu mengguncang industri hiburan global seperti Money Heist atau La Casa de Papel. Serial asal Spanyol ini bukan hanya sukses secara komersial, tetapi juga menjelma menjadi fenomena budaya pop dunia.
Topeng Salvador Dalí, jumpsuit merah, hingga lagu “Bella Ciao” menjadi simbol yang dikenal lintas negara. Bahkan, serial ini sempat digunakan sebagai ikon perlawanan dalam berbagai demonstrasi di sejumlah negara.
Menariknya, sebelum mendunia lewat Netflix, Money Heist sebenarnya sempat mengalami penurunan rating saat tayang di televisi Spanyol. Namun siapa sangka, serial yang nyaris tenggelam itu justru berubah menjadi salah satu tayangan paling ikonik dalam sejarah platform streaming modern.
Apa Itu Money Heist dan Kapan Pertama Kali Tayang?
Money Heist merupakan serial thriller kriminal asal Spanyol yang diciptakan oleh Álex Pina. Serial ini pertama kali tayang di jaringan televisi Antena 3 pada 2 Mei 2017 sebelum akhirnya diakuisisi oleh Netflix dan dipasarkan secara global.
Setelah masuk Netflix pada akhir 2017, popularitas serial ini langsung melonjak tajam. Netflix kemudian mengubah format episodenya agar lebih mudah dinikmati penonton internasional, sekaligus melanjutkan produksinya hingga beberapa musim tambahan.
Kesuksesan itu membuat Money Heist disebut sebagai salah satu serial internasional non-Inggris paling sukses yang pernah dimiliki Netflix.
Sinopsis Money Heist: Perampokan yang Mengubah Segalanya
Cerita Money Heist berpusat pada sosok misterius bernama The Professor, seorang perencana kriminal jenius yang merekrut delapan orang dengan latar belakang berbeda untuk menjalankan misi terbesar dalam sejarah Spanyol.
Misi pertama mereka adalah menyusup ke Royal Mint of Spain untuk mencetak uang miliaran euro sambil menyandera para pegawai di dalam gedung tersebut. Namun di balik aksi perampokan itu, tersimpan strategi rumit, permainan psikologis, hingga konflik emosional antar karakter.
Kesuksesan perampokan pertama kemudian berlanjut pada aksi yang lebih besar di Bank of Spain. Taruhannya bukan lagi sekadar uang, melainkan nyawa, loyalitas, dan perlawanan terhadap sistem kekuasaan.
Secara keseluruhan, serial utama Money Heist terdiri dari lima bagian dengan lebih dari 40 episode yang berakhir pada Desember 2021.
Deretan Aktor dan Karakter Ikonik Money Heist
Kesuksesan Money Heist tidak lepas dari karakter-karakternya yang kuat dan emosional. Setiap tokoh memiliki kisah, trauma, serta motivasi yang membuat penonton merasa dekat dengan mereka.
Beberapa pemeran utama yang paling populer antara lain:
- Álvaro Morte sebagai The Professor
- Úrsula Corberó sebagai Tokyo
- Pedro Alonso sebagai Berlin
- Itziar Ituño sebagai Raquel Murillo atau Lisbon
- Miguel Herrán sebagai Rio
- Jaime Lorente sebagai Denver
- Alba Flores sebagai Nairobi
- Darko Perić sebagai Helsinki
- Najwa Nimri sebagai Alicia Sierra
Karakter Berlin dan The Professor menjadi dua figur yang paling melekat di ingatan penonton karena kecerdasan, filosofi hidup, serta dialog-dialog penuh makna yang mereka tampilkan sepanjang serial.
Sementara itu, serial ini juga disutradarai oleh Jesús Colmenar bersama sejumlah sineas Spanyol lainnya di bawah arahan kreator Álex Pina.
Fakta Menarik Money Heist yang Jarang Diketahui
1. Hampir Dihentikan karena Rating Menurun
Saat pertama kali tayang di televisi Spanyol, popularitas Money Heist sempat menurun drastis. Namun setelah masuk Netflix, serial ini justru viral secara global dan menjadi fenomena internasional.
2. Topeng Dalí Jadi Simbol Perlawanan
Topeng Salvador Dalí yang digunakan para karakter berubah menjadi simbol perlawanan terhadap ketimpangan sosial dan sistem kekuasaan di berbagai negara.
3. “Bella Ciao” Kembali Mendunia
Lagu rakyat Italia “Bella Ciao” kembali populer setelah digunakan dalam serial ini. Lagu tersebut kemudian sering dinyanyikan dalam aksi demonstrasi hingga konten media sosial.
4. Punya Adaptasi Versi Korea
Kesuksesan serial ini melahirkan adaptasi berjudul Money Heist: Korea – Joint Economic Area yang dirilis Netflix pada 2022.
Mengapa Money Heist Sangat Dicintai Penonton?
Di balik aksi kriminal dan adegan menegangkan, Money Heist sebenarnya menyimpan kritik sosial yang kuat.
Serial ini menggambarkan keresahan masyarakat terhadap ketimpangan ekonomi, dominasi lembaga keuangan, hingga sistem kekuasaan yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil.
Penonton dibuat bersimpati kepada para perampok karena mereka digambarkan lebih manusiawi dibanding institusi resmi yang memburu mereka.
Inilah yang membuat Money Heist berbeda dari serial kriminal biasa. Ceritanya tidak hanya menawarkan aksi, tetapi juga emosi, ideologi, dan pesan sosial yang relevan dengan kondisi dunia modern.
Money Heist Dikabarkan Hadir dengan Proyek Baru
Meski serial utamanya telah tamat, dunia Money Heist dipastikan belum berakhir.
Netflix bersama kreatornya kini tengah memperluas semesta Money Heist melalui sejumlah proyek baru. Salah satu yang paling dinantikan adalah musim kedua serial spin-off Berlin.
Proyek terbaru tersebut kabarnya akan mengusung judul Berlin and the Lady with an Ermine dan dijadwalkan tayang global pada 2026.
Cerita baru ini akan kembali mengikuti aksi Berlin dalam misi pencurian spektakuler yang melibatkan karya seni legendaris milik Leonardo da Vinci.
Selain Berlin, kreator serial juga memberi sinyal bahwa semesta Money Heist masih akan terus dikembangkan lewat proyek-proyek lain di masa depan.
Penutup: Money Heist bukan sekadar serial tentang perampokan. Tayangan ini berhasil berkembang menjadi fenomena budaya global yang memadukan aksi, drama emosional, dan kritik sosial dalam satu cerita yang kuat.
Dari serial lokal Spanyol yang nyaris gagal, Money Heist kini menjelma menjadi franchise internasional dengan jutaan penggemar di seluruh dunia.
Dan lewat proyek-proyek baru yang sedang dipersiapkan Netflix, “revolusi” Money Heist tampaknya masih belum akan berakhir dalam waktu dekat.
(berbagaisumber/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Biar Menang War Tiket The Weeknd di JakartaBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















