Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Developer Call of Duty Meninggal Dunia Usai Kecelakaan

Mistar.idSelasa, 23 Desember 2025 08.07
EH
developer_call_of_duty_meninggal_dunia_usai_kecelakaan

Developer Vince Zampella. (Foto: fr.ign.com)

news_banner

Los Angeles, MISTAR.ID

Industri gim global tengah berduka. Salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah gim tembak-menembak orang pertama (FPS), Vince Zampella, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Ia wafat pada usia 55 tahun.

Mengutip laporan NBC4 Los Angeles, Zampella meninggal dalam kecelakaan kendaraan tunggal yang terjadi pada Minggu waktu setempat (21/12/2025). Dalam peristiwa tersebut, terdapat satu korban lain, namun pihak berwenang belum mengungkap identitasnya.

Hingga saat ini, detail penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan dan belum diumumkan secara resmi.

Nama Zampella lekat dengan evolusi gim FPS modern. Ia dikenal sebagai pendiri Infinity Ward dan menjadi otak utama di balik lahirnya seri Call of Duty, yang kemudian menjelma sebagai salah satu waralaba gim tersukses sepanjang sejarah.

Melalui Call of Duty generasi awal, ia memperkenalkan standar baru dalam desain permainan FPS, mulai dari tempo gameplay yang intens, pendekatan sinematik, hingga mode multipemain kompetitif yang kemudian banyak ditiru oleh gim lain.

Pada 2010, Zampella kembali membuat gebrakan dengan mendirikan Respawn Entertainment bersama sejumlah mantan koleganya. Studio ini menuai pujian lewat Titanfall dan Titanfall 2, yang dikenal inovatif dalam mekanik pergerakan dan desain dunia futuristik.

Kesuksesan Respawn berlanjut dengan hadirnya Apex Legends, gim battle royale gratis yang menjelma menjadi fenomena global dan hingga kini memiliki basis pemain yang sangat besar.

Respawn Entertainment kemudian diakuisisi oleh Electronic Arts. Di bawah naungan perusahaan tersebut, Zampella dipercaya memegang peran strategis yang lebih luas dalam pengembangan waralaba FPS besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia memimpin studio DICE di Los Angeles sekaligus menjabat sebagai kepala waralaba Battlefield, rival utama Call of Duty. Seri terbaru, Battlefield 6, bahkan baru saja dirilis awal tahun ini.

Electronic Arts menyampaikan belasungkawa resmi atas wafatnya Zampella dan menyebut kepergiannya sebagai kehilangan besar bagi dunia gim.

“Ini adalah kehilangan yang sangat mendalam. Hati kami bersama keluarga Vince, orang-orang terdekatnya, serta semua pihak yang tersentuh oleh karya dan kepemimpinannya. Pengaruh Vince terhadap industri permainan video begitu luas dan mendalam. Sebagai pemimpin visioner, ia membantu membentuk wajah hiburan interaktif modern dan menginspirasi jutaan pemain serta pengembang di seluruh dunia,” kata EA dalam pernyataannya.

Kepergian Vince Zampella meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi rekan-rekan sesama pengembang, tetapi juga bagi komunitas gamer global. Warisan karyanya, mulai dari Call of Duty hingga Apex Legends, akan terus hidup dan memengaruhi arah pengembangan gim di masa depan. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN