Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Strategi Perusahaan Logistik di Medan Hadapi Peningkatan Pengiriman Paket saat Ramadan

Mistar.idJumat, 6 Maret 2026 10.05
journalist-avatar-top
strategi_perusahaan_logistik_di_medan_hadapi_peningkatan_pengiriman_paket_saat_ramadan_

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto. (foto: anita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Volume pengiriman paket diprediksi meningkat selama Ramadan hingga menjelang Lebaran 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan dan mencegah penumpukan paket, perusahaan logistik memperkuat kesiapan operasional serta infrastruktur distribusi, termasuk di Kota Medan.

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan Medan menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan aktivitas pengiriman yang konsisten dari tahun ke tahun. Pada 2025, kota ini juga tercatat sebagai salah satu penyumbang penting bagi kinerja perusahaan.

Menurut Kenny, meningkatnya aktivitas pengiriman mencerminkan tingginya kebutuhan layanan logistik, baik dari pelanggan individu maupun pelaku usaha.

“Permintaan layanan logistik di Medan terus meningkat, baik untuk kebutuhan personal maupun bisnis. Karena itu, kami terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut,” ujarnya, Kamis (5/3/2026) malam.

Data perusahaan menunjukkan sepanjang 2025 pengiriman paket dari Medan paling banyak menuju wilayah Jabodetabek dan sejumlah kota lain di Sumatra. Produk fesyen menjadi salah satu komoditas yang paling sering dikirim dari daerah tersebut.

"Selain fesyen ada juga aksesoris yang menjadi komoditas yang paling sering dikirim," katanya.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas logistik, Lion Parcel juga memperkuat infrastruktur operasional dengan membangun hub baru di kawasan Jalan Arteri Kualanamu. Fasilitas seluas sekitar 5.200 meter persegi itu dirancang sebagai pusat distribusi untuk mendukung efisiensi pengiriman di wilayah Sumatra.

Lokasi hub yang berada dekat dengan Bandara Internasional Kualanamu dan akses Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dinilai mempermudah proses distribusi barang ke berbagai daerah. Selain itu, fasilitas tersebut dilengkapi dengan multigate loading dock guna mempercepat proses bongkar muat paket.

Hub tersebut juga terhubung dengan Regulated Agent (RA) yang menerapkan standar pemeriksaan keamanan sesuai aturan kargo udara. Proses pemeriksaan didukung sejumlah peralatan keamanan seperti mesin X-ray dual view, Explosive Trace Detector (ETD), dan Walk Through Metal Detector (WTMD).

Sementara itu, Chief Sales Officer Lion Parcel, Arif Wibowo, mengatakan penguatan infrastruktur juga dibarengi dengan upaya memperluas jaringan pelanggan, salah satunya melalui program Corporate Referral.

Program ini memungkinkan masyarakat mereferensikan perusahaan agar menjadi pelanggan korporat Lion Parcel dengan insentif komisi hingga Rp5 juta bagi setiap referral yang berhasil.

“Melalui program ini, kami ingin membuka peluang kolaborasi dengan lebih banyak pelaku usaha. Namun ekspansi tersebut tetap dibarengi dengan kesiapan operasional agar kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan tetap terjaga,” kata Arif.

Ramadan dan menjelang Lebaran dikenal sebagai periode puncak pengiriman (peak season), perusahaan juga menyiapkan sejumlah langkah operasional tambahan. Langkah tersebut mencakup peningkatan kapasitas gudang, penambahan armada, serta dukungan tenaga kerja sementara di sejumlah kota dengan volume pengiriman tinggi.

Selain itu, perusahaan turut meningkatkan pengalaman pelanggan melalui penguatan layanan sumber daya manusia dan sistem teknologi. Tim layanan pelanggan dipersiapkan untuk memberikan respons lebih cepat, sementara sistem pelacakan pengiriman ditingkatkan agar informasi yang diterima pelanggan lebih transparan dan akurat.

Arif menilai kesiapan operasional menjadi faktor penting, terutama bagi pelanggan korporasi yang bergantung pada layanan logistik untuk menunjang aktivitas bisnis mereka.

“Upaya penguatan layanan ini dilakukan agar kualitas pengiriman tetap terjaga bagi pelanggan personal maupun mitra B2B, terutama saat terjadi peningkatan aktivitas pengiriman seperti pada Ramadan dan menjelang Lebaran,” ujarnya. (anita/hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN