Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Jelang Lebaran, Pengunjung Mulai Padati Pusat Perbelanjaan di Kota Medan

Mistar.idKamis, 5 Maret 2026 19.33
journalist-avatar-top
AA
jelang_lebaran_pengunjung_mulai_padati_pusat_perbelanjaan_di_kota_medan

Sejumlah pengunjung memadati salah satu mal di Kota Medan yang mulai membeli baju untuk lebaran. (Foto: Amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, geliat belanja kebutuhan Idulfitri mulai terasa di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Medan. Salah satu mal yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto No 30, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, terpantau mulai dipadati pengunjung yang didominasi keluarga dan kalangan remaja pada Kamis (5/3/2026) sore.

Meski hari raya masih menyisakan beberapa pekan lagi, banyak warga yang memilih mencuri start untuk berbelanja baju baru guna menghindari kepadatan yang ekstrem di penghujung Ramadan nanti. Ragam potongan harga dan koleksi fesyen terbaru menjadi magnet utama bagi para pembeli.

Salah seorang pengunjung, Meita, mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya agar bisa lebih leluasa memilih model pakaian tanpa harus berdesak-desakan.

"Sengaja belanja sekarang karena biasanya kalau sudah dekat Lebaran pasar atau mal sudah sesak sekali. Jadi mumpung koleksi ukurannya masih lengkap dan belum terlalu ramai, saya pilih beli baju untuk anak-anak hari ini saja," katanya saat ditemui di salah satu gerai pakaian.

Kondisi serupa juga dirasakan pengunjung lainnya, Reyhana. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Medan ini menuturkan selain faktor kenyamanan, ia mengejar berbagai promo menarik yang ditawarkan pihak ritel pada awal bulan Maret ini.

"Cari baju buat seragam keluarga nanti. Saya lihat hari ini banyak diskon yang lumayan besar, apalagi untuk model gamis dan tunik yang lagi tren. Kalau belanjanya mepet ke hari H, selain harganya kadang naik, pilihan warnanya juga biasanya sudah habis," ucap Reyhana sembari membawa tas belanjaannya.

Menurut Reyhana, trend baju lebaran tahun ini adalah gamis 'bini orang'. Namun, ia dan keluarga kompak tidak memilih untuk memakai trend baju lebaran tersebut. Ia lebih memilih membeli sarimbit untuk seragam baju lebaran dengan keluarga.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN