Rupiah Melemah ke Rp16.779 per Dolar AS, Tertekan Penguatan Greenback

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.779 per dolar AS pada perdagangan Jumat (27/2/2026) pagi. Mata uang Garuda melemah 20 poin atau 0,12 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Yen Jepang menguat 0,13 persen dan baht Thailand naik 0,12 persen. Sementara itu, yuan China melemah 0,16 persen, peso Filipina turun 0,07 persen, dan won Korea Selatan terkoreksi 0,33 persen. Dolar Singapura melemah 0,04 persen, sedangkan dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.
Mata uang utama negara maju juga bergerak beragam. Euro Eropa melemah 0,02 persen, poundsterling Inggris turun 0,01 persen, dan franc Swiss menguat 0,05 persen. Dolar Australia tercatat naik 0,03 persen, sementara dolar Kanada menguat 0,02 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah berpotensi melemah seiring penguatan dolar AS yang ditopang perbaikan data ekonomi Amerika Serikat.
“Rupiah diperkirakan datar dengan potensi melemah terhadap dolar AS yang sedikit menguat setelah data manufaktur dan pekerjaan yang lebih kuat. Investor masih mencernai hasil perundingan AS-Iran yang tidak menghasilkan kesepakatan apapun,” ujar Lukman dikutip dari CNNIndonesia.com.
Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp16.700 hingga Rp16.800 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini. (hm25)




















