Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Pangururan Stabil, Cabai dan Ayam Berfluktuasi

Aktivitas di Pasar Pangururan. (foto: pangihutan/mistar)
Samosir, MISTAR.ID
Harga bahan pokok di Pasar Percontohan Pangururan, Kabupaten Samosir, sepanjang Desember 2025 didominasi kondisi stabil. Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami fluktuasi harga pada periode pemantauan 26 November serta 3, 10, dan 17 Desember 2025.
Berdasarkan hasil pemantauan, beberapa komoditas tidak mengalami perubahan harga sejak akhir November hingga pertengahan Desember. Udang basah ukuran medium tetap dijual Rp100.000 per kilogram. Tempe dan tahu mentah masing-masing stabil di harga Rp15.000 dan Rp10.000 per kilogram.
Telur ayam kampung bertahan di harga Rp55.000 per kilogram. Pisang barangan dijual Rp12.000 per kilogram, jeruk lokal ukuran medium Rp15.000 per kilogram, ikan kembung Rp50.000 per kilogram, serta ikan teri peto Rp90.000 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, minyak goreng premium tetap di harga Rp22.000 per kilogram, sementara Minyakita dijual Rp17.000 per kilogram, meski masih di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per kilogram. Gula pasir stabil di Rp18.000 per kilogram dan garam beryodium halus di Rp16.000 per kilogram.
Harga daging sapi murni juga tidak mengalami perubahan, yakni Rp150.000 per kilogram sejak 26 November hingga 17 Desember 2025, di atas HET Rp140.000 per kilogram. Daging ayam kampung stabil di harga Rp85.000 per kilogram, sementara bawang putih bertahan di Rp35.000 per kilogram.
Sejumlah Komoditas Berfluktuasi
Telur ayam ras tercatat Rp29.866 per kilogram pada 26 November dan 3 Desember 2025, naik menjadi Rp32.000 per kilogram pada 10 Desember, lalu turun kembali ke Rp29.866 per kilogram pada 17 Desember.
Harga daging ayam broiler mengalami kenaikan bertahap, dari Rp40.000 per kilogram pada 26 November menjadi Rp42.000 pada 3 Desember, dan Rp43.000 per kilogram pada 10 serta 17 Desember 2025.
Cabai rawit hijau menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan. Harga tercatat Rp57.000 per kilogram pada 26 November, turun ke Rp55.000 pada 3 dan 10 Desember, lalu melonjak menjadi Rp65.000 per kilogram pada 17 Desember.
Baca Juga: Cabai Merah Keriting dan Bawang Merah Lokal Naik, Harga Komoditas Lain Stabil di Pasar Pangururan
Cabai merah keriting juga berfluktuasi, dari Rp55.000 per kilogram pada 26 November, turun menjadi Rp50.000 pada 3 Desember, naik ke Rp60.000 pada 10 Desember, dan kembali turun ke Rp50.000 per kilogram pada 17 Desember.
Harga beras premium tercatat Rp15.400 per kilogram pada 26 November, naik menjadi Rp15.800 pada 3 dan 10 Desember, lalu turun ke Rp15.600 per kilogram pada 17 Desember. Beras medium berubah dari Rp14.000 per kilogram pada 26 November menjadi Rp14.500 pada 3 Desember, kemudian stabil di Rp14.200 per kilogram pada 10 dan 17 Desember.
Bawang merah lokal juga mengalami fluktuasi harga, dari Rp41.500 per kilogram pada 26 November, turun ke Rp35.000 pada 3 Desember, naik ke Rp38.000 pada 10 Desember, dan kembali naik menjadi Rp42.000 per kilogram pada 17 Desember 2025.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Samosir, Boyke Situmorang, menyebutkan kondisi harga bahan pokok hingga pertengahan Desember masih tergolong terkendali.
“Sebagian besar harga kebutuhan pokok masih stabil. Fluktuasi terjadi pada beberapa komoditas, terutama cabai, yang sangat dipengaruhi pasokan dan kondisi cuaca,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Samosir terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pasokan untuk menjaga stabilitas menjelang Natal dan Tahun Baru. (hm24)
BERITA TERPOPULER



















