Wednesday, September 30, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Ayam Melonjak, KPPU Medan Soroti Aliran Pasokan ke MBG

Mistar.idRabu, 30 September 2026 pukul 16.44 WIB
harga_ayam_melonjak_kppu_medan_soroti_aliran_pasokan_ke_mbg

Penjual ayam potong di Pasar Petisah. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Kantor Wilayah I Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan melakukan penelusuran terkait kenaikan harga ayam potong yang dinilai terlalu tinggi di pasaran.

Kepala KPPU Kanwil I Medan, Ridho Pamungkas, mengatakan persoalan harga ayam menjadi salah satu isu besar yang menjadi fokus pengawasan institusinya tahun ini.

Meski pelaku usaha berdalih kenaikan dipicu oleh naiknya harga pakan ternak, hasil kalkulasi KPPU menunjukkan fakta yang berbeda.

"Kenaikan harga pakan harusnya tidak membuat harga daging ayam di tingkat konsumen melonjak terlalu tinggi seperti beberapa waktu lalu," katanya, Rabu (30/9/2026).

Saat ini, KPPU sedang melakukan pengkajian hipotesis pergeseran pasokan secara masif di pasar. Ridho menduga, alokasi ayam potong yang biasanya memenuhi kebutuhan pasar tradisional kini justru berpindah ke program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Dalam prinsip ekonomi, berkurangnya ketersediaan barang di pasar tradisional karena diserap pihak tertentu, tetapi permintaan masyarakat tetap atau bahkan naik, otomatis akan membuat harga jual ikut naik secara drastis," ucapnya.

Ia menyebutkan, pembuktian hipotesis terkait pergeseran pasokan akan makin terlihat ketika program MBG berjalan sepenuhnya.

Ridho juga tegas memperingatkan terkait kerentanan rantai pasok dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, skema pengadaan bahan baku berpotensi membuka celah penyelewengan, terutama pihak penyelenggara yang diberi wewenang menunjuk pemasoknya sendiri.

"Skema penunjukan langsung sangat rawan mengaburkan kontrol terhadap harga. Sekaligus memicu kekhawatiran praktik penggelembungan atau markup harga pasokan yang disetorkan," ujarnya.

Untuk mencegah terjadinya manipulasi harga, KPPU mendorong transparansi dan penataan ulang struktur rantai pasok MBG. Membangun alur distribusi penting untuk pertanggungjawaban.

"Idealnya, jalur pasokan harus dipetakan secara terukur. Entitas seperti koperasi wajib berhubungan langsung dengan agen penyedia yang memiliki kapasitas memasok kebutuhan, untuk menjaga persaingan usaha tetap sehat dan harga tetap terkendali," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN