Harga Andaliman di Porsea dan Laguboti Bertahan dengan Harga Rp500.000 per kilogram

Cabai andaliman yang dijual di Pasar tradisional Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Harga andaliman di Pasar Porsea dan Pasar Laguboti, Kabupaten Toba selama sepekan sempat seharga Rp550.000 per kilogram dijual pedagang kepada konsumen, tetapi dalam tiga hari terakhir menjadi Rp500.000 per kilogram.
Pedagang di Pasar Porsea, L Napitupulu mengakui selama sepekan harga andaliman sempat mereka jual seharga Rp550.000 tetapi sejak tiga hari terakhir turun Rp50.000 menjadi Rp500.000 per kilogram.
"Penurunan harga andaliman kami jual kepada konsumen, sesuai harga beli dari pemasok. Jika pemasok membandrol tinggi tentu kami jual tinggi kepada konsumen, dan demikian sebaliknya," katanya.
Sementara pedagang di Pasar Laguboti, Yolanda Sibuea mengatakan sejak sebulan terakhir harga jual andaliman tidak berubah dijualnya kepada konsumen, stabil diharga Rp500.000 per kilogram. Jika teman pedagang membandrol Rp550.000 dapat dimaklumi sebab membeli kepada pemasok.
"Saya dapat memberikan harga jual lebih rendah dari teman lainnya sebab langsung membeli kepada petani andaliman. Selain itu kita juga melayani pedagang, namun dengan skala kecil untuk memenuhi stok mereka. Setidaknya saling berbagi sesama pedagang," ujar Yolanda, Jumat (5/12/2025).
Terpisah, ibu rumah tangga, Riana warga Kecamatan Porsea, menganggap harga andaliman saat ini terbilang setara emas dan merupakan bumbu dapur yang paling mahal saat ini. Meskipun mahal terpaksa dibeli sebab tanpa andaliman rasa masakan tidak enak.
"Meskipun tidak turun, biarlah harga bertahan sampai disini. Jika terus mengalami kenaikan saat Natal dan Tahun Baru, masakan khas Batak menjadi hilang cita rasanya saat menyambut tamu anak rantau yang pulang, sebab dengan harga saat ini kita sudah takut membelinya," ucapnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















