Wednesday, September 23, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Bulog Sumut Salurkan 49 Ton Beras untuk 1.656 KPM di Helvetia Timur

Mistar.idSelasa, 22 September 2026 pukul 15.41 WIB
bulog_sumut_salurkan_49_ton_beras_untuk_1656_kpm_di_helvetia_timur

Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto. (foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan pangan berupa 49 ton beras kepada 1.656 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (22/9/2026).

Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan penyaluran bantuan pangan di lokasi tersebut telah memasuki hari keempat. Setiap KPM yang terdaftar menerima 30 kilogram (kg) beras kualitas medium yang berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Menurut Budi, penerima bantuan secara khusus menyasar masyarakat kelompok ekonomi bawah yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. Data penerima manfaat mengacu pada basis data tunggal sosial ekonomi nasional yang dirilis pemerintah.

"Proses penyaluran dipastikan berjalan ketat dan tepat sasaran, karena seluruh masyarakat wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) agar sesuai dengan alamat dan identitas yang terdata dari pusat, bukan berdasarkan data internal Bulog," katanya.

Budi menjelaskan, realisasi penyaluran bantuan pangan di Kota Medan telah mencapai 71,36 persen dari total alokasi sekitar 6.000 ton beras.

Bulog Sumut menargetkan seluruh pasokan dapat dikirim ke titik pembagian di tingkat kelurahan paling lambat 25 September. Dengan demikian, seluruh KPM di Kota Medan diharapkan dapat menerima bantuan paling lambat 28 September.

"Masih ada kendala di lapangan, terutama kondisi geografis dan cuaca ekstrem. Curah hujan yang tinggi berpotensi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Ditambah lagi gelombang laut yang tinggi, sehingga distribusi ke daerah kepulauan terluar seperti Nias terkendala," ujarnya.

Penyaluran bantuan pangan tersebut disambut baik masyarakat. Salah seorang penerima, Masiyah (70), mengaku bantuan beras dari pemerintah sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah, terima kasih banyak sama pemerintah yang tahu rakyat susah. Berasnya lumayan enak, biasanya saya campur sedikit daun pandan biar wangi. Kondisi ekonomi saat sekarang, bantuan ini rasanya seperti dapat rezeki nomplok," tutur Masiyah. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN