Monday, June 15, 2026
home_banner_first
EKONOMI

BULOG Sumut Pastikan Stok Pangan Aman, Cadangan Beras Capai 56 Ribu Ton

Mistar.idRabu, 10 Juni 2026 13.14
journalist-avatar-top
AA
bulog_sumut_pastikan_stok_pangan_aman_cadangan_beras_capai_56_ribu_ton

Pimpinan Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, memastikan stok beras di Sumut berada di level aman. (foto:amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan seluruh ketahanan pasokan kebutuhan pokok masyarakat berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

Berbagai instrumen stabilisasi harga, mulai dari penyaluran program bantuan pangan gratis hingga operasi pasar komoditas esensial, terus digencarkan untuk meredam gejolak inflasi di tingkat konsumen.

Pimpinan Wilayah BULOG Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa ketersediaan stok fisik cadangan pangan pemerintah saat ini berada pada posisi sangat memadai dan tersebar di berbagai gudang logistik dari wilayah Panyabungan hingga Pulau Nias.

Budi memaparkan, persediaan beras yang dikuasai BULOG Sumut saat ini tercatat mencapai 56.176 ton. Selain komoditas utama tersebut, BULOG juga menyiagakan komoditas pangan lain untuk menjamin kebutuhan masyarakat.

“Selain stok beras yang sangat melimpah, kami juga menguasai stok minyak goreng sebanyak 800 ton serta persediaan gula sebanyak 430 ton. Keduanya telah disalurkan secara merata untuk memenuhi kebutuhan pasar. Sementara untuk komoditas jagung, saat ini tersedia stok sebesar 4.230 ton yang kami pusatkan di Kota Medan guna mempermudah rantai distribusi,” kata Budi dalam konferensi pers, Rabu (10/6/2026).

Khusus komoditas jagung, ia menambahkan bahwa pasokan tersebut dialokasikan untuk pemenuhan pakan peternak mandiri di Sumut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menstabilkan dampak kenaikan harga pakan ternak beberapa waktu terakhir.

Pada sektor jaringan pengaman sosial, BULOG Sumut mencatat penyaluran program Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Februari hingga Maret telah mencapai 14.350 ton.

Bantuan tersebut telah disalurkan kepada 717.528 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total target 1.736.846 KPM di Sumatera Utara.

Dalam program ini, setiap KPM menerima bantuan berupa 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng. Pemerintah juga berupaya memperpanjang program ini hingga akhir Juni 2026.

“Kebijakan perpanjangan bantuan pangan ini diupayakan untuk menjaga ketersediaan stok pangan bagi kelompok masyarakat rentan, terutama di tengah dinamika ekonomi yang berpotensi mendorong kenaikan harga bahan pokok,” ucap Budi.

Di sisi lain, BULOG Sumut juga terus mengintensifkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas harga di pasar tradisional.

Hingga saat ini, realisasi penyaluran beras SPHP di Sumatera Utara telah mencapai 17.294 ton, atau sekitar 35 persen dari target tahunan sebesar 49.043 ton.

“Melihat tingginya serapan masyarakat terhadap beras SPHP, ke depan kami akan mengusulkan penambahan kuota penyaluran. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan berbelanja secara bijak karena stok pangan dalam kondisi aman,” ujar Budi. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN