Berlian Buatan China Kini Disebut Semurah Kol

Ilustrasi. (Foto: China Daily)
Medan, MISTAR.ID - Berlian selama ini identik dengan perhiasan mewah dan harga selangit. Namun, produksi berlian buatan dalam skala industri di China membuat harganya merosot tajam hingga media setempat menyebutnya "semurah kol".
Wilayah yang menjadi salah satu pusat produksi tersebut adalah Zhecheng County di Provinsi Henan. Daerah yang sebelumnya dikenal sebagai wilayah pertanian, cabai, dan peternakan sapi itu kini berkembang menjadi salah satu sentra berlian buatan atau lab-grown diamond terbesar di China.
Melansir VN Express, Selasa (22/9/2026), Zhecheng saat ini menyumbang sekitar 60 persen produksi berlian buatan China. Negara tersebut sendiri telah menjadi salah satu pemain utama industri berlian sintetis dunia.
Pada 2023, China memproduksi lebih dari 70 persen berlian sintetis dunia. Hampir separuh produksi nasional saat itu berasal dari Zhecheng. Berdasarkan laporan China Daily, kontribusi Zhecheng kemudian meningkat menjadi sekitar 60 persen pada tahun lalu.
Produksi dalam skala besar tersebut turut menekan harga berlian buatan. Mengutip Our China Story, berlian buatan satu karat banyak dijual secara online dengan harga sekitar 1.000 hingga 2.000 yuan atau sekitar Rp2,3 juta hingga Rp4,7 juta.
Harga tersebut hanya sebagian kecil dari harga berlian alami dan dalam beberapa kasus bisa puluhan kali lebih murah. Meski demikian, harga berlian buatan tetap dapat berbeda tergantung kualitas dan sejumlah faktor lainnya.
Meski dibuat di laboratorium, lab-grown diamond memiliki komposisi kimia dan sifat fisik yang sama dengan berlian alami. Perbedaannya terletak pada proses pembentukannya.
Berlian alami terbentuk jauh di bawah permukaan bumi melalui proses yang berlangsung hingga miliaran tahun. Sementara berlian buatan diproduksi dalam kondisi yang dikendalikan manusia.
China terutama menggunakan teknologi high pressure, high temperature (HPHT), yakni dengan memberikan tekanan dan suhu tinggi untuk membentuk kristal berlian.
Di Zhecheng, grafit ditempatkan dalam kondisi tekanan dan temperatur yang sangat tinggi hingga membentuk kristal berlian. Mengutip Xinhua, proses tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga 15 hari.
Perkembangan teknologi dan produksi massal kemudian membuat selisih harga berlian buatan dengan berlian alami semakin lebar. Global Times pada 2022 melaporkan berlian buatan yang diproduksi di Henan saat itu dibanderol sekitar sepertiga harga berlian alami.
Berawal dari Pengembangan Berlian Sintetis
Industri berlian buatan Zhecheng tidak muncul dalam waktu singkat. Perkembangannya berkaitan erat dengan sejarah Henan dalam pengembangan berlian sintetis dan material superkeras.
China berhasil memproduksi berlian sintetis pertamanya pada 1963. Henan kemudian mengembangkan mesin press enam sisi yang mempercepat produksi dan menjadi salah satu fondasi industri material superkeras di wilayah tersebut.
Pada awal 1980-an, insinyur Feng Jinchang kembali ke kampung halamannya di Zhecheng dan mendirikan Shaoyuan Diamond Factory. Usaha tersebut ikut menjadi cikal bakal berkembangnya industri berlian di Zhecheng.
Feng juga membantu melatih para teknisi yang kemudian mendirikan bisnis mereka sendiri. Dalam beberapa dekade berikutnya, Zhecheng membangun klaster industri yang menghubungkan pemasok bahan baku hingga perusahaan manufaktur.
Industri di wilayah tersebut kini mencakup sintesis berlian kristal tunggal, pengolahan bubuk mikro, produk berbasis berlian hingga perhiasan. Rantai pasoknya pun semakin terintegrasi.
Zhecheng juga memperluas penggunaan berlian buatan ke sektor industri. Kristal tunggal dan bubuk mikro berlian dapat dimanfaatkan untuk proses pemotongan dan pemolesan.
Perusahaan setempat mulai menjajaki penggunaannya dalam industri semikonduktor. Berlian memiliki konduktivitas termal tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan untuk membantu mengelola panas pada perangkat.
Industri berlian buatan Zhecheng juga mencatat pencapaian besar pada 2025. Henan Liliang Diamond Co., Ltd. memperkenalkan berlian kasar buatan seberat 156,47 karat dalam China Henan International Investment and Trade Fair ke-15.
Menurut Xinhua, perusahaan menyatakan berlian tersebut telah mendapat sertifikasi dari International Gemological Institute (IGI) dan menjadi kristal tunggal berlian kasar buatan terbesar yang diketahui di dunia. (hm25/CNBC Indonesia)
NEXT ARTICLE
Harga Cabai dan Bawang di Pasar Medan Fluktuatif








































