29.7 C
New York
Friday, July 5, 2024

Beri Bantuan Ke Keluarga, Wali Kota Siantar Tinjau Lokasi Pencarian Korban Hanyut

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Selain berparas cantik, Wali Kota Susanti Dewayani rupa-rupanya memantau informasi Kota Pematangsiantar yang sedang berkembang.

Kepekaan sosial itu muncul setelah dirinya turun langsung memantau perkembangan pencarian korban hanyut di aliran Sungai Bah Bolon, Jalan Pematang, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, pada Jumat (14/6/24).

Di sana, dokter anak itu mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya dan merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa 2 orang korban jiwa, yang masih berusia anak-anak.

Baca juga:Terkendala Cuaca, Pencarian Korban Hanyut di Siantar Dihentikan Sementara

Atas kejadian itu, Susanti berharap kepada para orang tua, khususnya yang memiliki anak kecil untuk tetap menjaga dan mengawasi. Sehingga kejadian serupa tidak pernah terulang kembali

“Hari ini merupakan pencarian hari kedua. Kita berdoa semoga anak yang 1 anak lagi dapat segera ditemukan,” sebut Susanti saat diwawancarai.

Dengan suara sendu, ia meminta pada keluarga korban untuk tetap tabah dan senantiasa berdoa. Dalam kedatangannya, Susanti terlihat memberikan tali asih kepada ayah Taya Siregar, salah seorang korban yang belum ditemukan.

Kepada ayah korban, Susanti berucap ikut merasakan kehilangan orang yang sangat dicintai. “Musibah kita tidak tahu datangnya kapan, yang terpenting tabah, sabar dan selalu berdoa,” kata Susanti mengakhiri.

Baca juga:2 Bocah Hanyut di Sungai Bah Bolon Diduga Terseret Saat Mandi, 1 Belum Ditemukan

Atas perhatian itu, keluarga korban berterima kasih pada Susanti serta jajaran Pemko Pematangsiantar yang telah hadir. “Semoga bu Wali Kota mendapat balasan baik dari Tuhan,” katanya.

Taya Siregar (3) dan Dzakira Siregar (4), keduanya merupakan warga Gang Kopral, Jalan Diponegoro, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat itu menghilang terseret arus Sungai Bah Bolon, Kamis (13/6/24). Sebelumnya keduanya disebut tengah mandi di lokasi di belakang tempat tinggal mereka.

Sore harinya, korban Dzakira ditemukan salah seorang pemancing dengan kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Bah Bolon, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur. Sementara Taya hingga kini masih dalam pencarian petugas gabungan. (jonatan/hm16)

Related Articles

Latest Articles