Tokyo Little House, Rumah Kayu 70 Tahun yang Kini Jadi Magnet Turis Asing

Tampak depan Tokyo Little House yang sangat sederhana. (foto: Tokyo Cheapo/Mistar)
5. Semakin Diminati Wisatawan Mancanegara
Daya tarik Tokyo Little House kini tidak hanya dirasakan masyarakat lokal. Wisatawan dari berbagai negara juga menjadikan tempat tersebut sebagai salah satu tujuan ketika berada di Tokyo.
Menurut SoraNews24, wisatawan asing menjadi salah satu kelompok pengunjung yang cukup banyak datang ke kafe tersebut. Tidak mengherankan jika antrean turis mancanegara terkadang terlihat, terutama saat kondisi sedang ramai.
Mereka datang bukan hanya untuk mencicipi makanan dan minuman, tetapi juga mencari pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata Tokyo pada umumnya.
Salah satu menu yang menarik perhatian pengunjung adalah cinnamon toast. Roti panggang tersebut memiliki tekstur renyah dan dibanderol sekitar 600 yen atau kurang lebih Rp62 ribu.
Kopi juga tersedia untuk menemani pengunjung bersantai di dalam bangunan tua yang menyimpan cerita panjang tentang perkembangan Tokyo.
Keberadaan Tokyo Little House menjadi gambaran menarik bahwa di tengah pesatnya perkembangan Tokyo sebagai kota metropolitan, masih ada sudut-sudut lama yang mampu mempertahankan identitas masa lalu sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan masa kini.
PREVIOUS ARTICLE
Tujuh Oleh-oleh Khas Australia yang Bisa Diburu Saat ke Sydney




















