Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Warga Meninggal saat Rebutan Beras Bantuan Banjir di Gudang Bulog Tapteng

Mistar.idRabu, 3 Desember 2025 14.50
journalist-avatar-top
warga_meninggal_saat_rebutan_beras_bantuan_banjir_di_gudang_bulog_tapteng

Puluhan warga melakukan penjarahan di Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga, Sabtu sore, 29 November 2025. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Seorang warga dinyatakan meninggal dunia saat rebutan beras bantuan bencana banjir di Gudang Bulog Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu membenarkan korban meninggal dunia dalam insiden berebut beras di Gudang Bulog Tapteng, Sumatra Utara, Sabtu (29/11/2025) lalu.

"Yang meninggal dunia satu ibu, anaknya satu dalam perawatan," kata Masinton dikutip dari BBCNews Indonesia, Rabu (3/12/2025).

Namun, ia belum merinci identitas korban dan perkara kejadiannya. Menurut saksi mata, kejadian yang disebut penjarahan terjadi Sabtu lalu, saat antrean "tebus beras murah" berubah menjadi kekacauan.

"Karena sudah terlalu padat [antrean] di situ, jadi rusuh orang," katanya.

Insiden ini terjadi setelah Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga terisolir berhari-hari pasca longsor dan banjir sejak Selasa (25/11/2025) hingga hari ini. Selain perebutan beras di gudang bulog, sebagian warga mengambil paksa barang-barang kebutuhan di supermarket.

Sebanyak 16 orang ditangkap, namun polisi mengklaim akan mengupayakan restorative justice [penyelesaian di luar hukum].

Ahli pangan melihat birokrasi rumit dalam prosedur penyediaan pangan saat kondisi darurat. Semestinya, insiden rebutan dan penjarahan beras di gudang bulog bisa dihindari dengan persiapan cadangan pangan.

Listrik, internet, air bersih hingga kebutuhan pangan sempat terputus total di Tapteng dan Sibolga. Namun, sepekan pasca banjir bandang, beberapa titik sudah teraliri setrum, termasuk titik sinyal yang masih timbul-tenggelam.

Hingga hari ini, situasi di Tapteng dan Sibolga masih diwarnai antrean beras dan BBM. Sebagian besar warung atau toko sembako masih tutup.

Mengenai jumlah korban meninggal akibat kericuhan di gudang bulog Tapteng masih simpang siur. Namun, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu mengkonfirmasi korban meninggal. Menurutnya, seorang ibu meninggal, dan anaknya sedang menjalani perawatan akibat insiden ini.

Sementara itu, menurut kesaksian Leonvi yang hari itu sedang melintas gudang Bulog di Jalan Padangsidimpuan, insiden ini terjadi saat ada program "tebus murah" beras dari Bulog.

"Tapi karena sudah terlalu padat di situ, jadi rusuh orang," ujarnya.

Saat insiden terjadi, lalu lintas benar-benar tidak bergerak. "Saya habis waktu di situ sekitar dua jam. Sampai saya [memilih] jalan kaki, karena posisi kemarin itu saya dibonceng sama kawan," tambah Leonvi.

Dalam langkahnya, ia mendapati kendaraan-kendaraan sudah tak tentu arah, berantakan. Lalu, orang-orang keluar dari gudang Bulog sambil menggendong karung beras.

"Ada yang 50 kg, ada yang sampai dua karung dibawa juga 50 kg, pokoknya ricuh lah di situ," tuturnya.

Insiden ini diperkirakan terjadi sejak siang hingga malam hari. Ia juga mendengar adanya korban meninggal akibat tertimpa karungan beras dan "terinjak-injak" di gudang Bulog.

Ia mendengar ada enam meninggal dan dua sekarat. Namun belum bisa memverifikasi kabar itu. Penjarahan beras di gudang Bulog menjadi rangkaian aksi serupa di minimarket lainnya. Videonya viral di media sosial.Polisi menangkap 16 orang dalam apa yang disebut sebagai "penjarahan" di minimarket.

Menurut Kasi Humas Polres Sibolga, AKP Suyatno, belasan warga yang mengambil barang di gerai tanpa membayar akan menempuh Restorative Justice (RJ) atau penyelesaian di luar proses hukum.

"Rencananya mau di-RJ-kan, sudah ada petunjuk dari pimpinan atas, akan dilaksanakan," kata Suyatno.

Insiden ini terjadi di Kota Sibolga dan sekitarnya setelah bantuan tak kunjung tiba lebih dari tiga hari pasca bencana. Demi menghindari penjarahan lebih lanjut, saat ini petugas gabungan yang terdiri dari Polisi dan TNI berjaga di depan minimarket atau swalayan Kota Sibolga.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN