Friday, October 2, 2026
home_banner_first
SUMUT

Tiga Truk Terguling di Jalan Diponegoro Binjai dalam Sepekan

Mistar.idJumat, 2 Oktober 2026 pukul 18.58 WIB
tiga_truk_terguling_di_jalan_diponegoro_binjai_dalam_sepekan

Truk terguling di Jalan Diponegoro, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (1/10/2026). (Foto: Bayu/Mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID – Dalam sepekan terakhir, sedikitnya tiga truk bermuatan barang dilaporkan terguling saat melintas di Jalan Diponegoro, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, yang dipenuhi lubang.

Seorang warga, Dani, mengatakan tiga truk itu masing-masing mengangkut sawit dan material batu dari lokasi tambang. Truk-truk tersebut terguling saat melintas di ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Binjai Selatan dengan Binjai Timur.

"Kalau ku hitung dalam seminggu ini saja sudah ada tiga truk yang jatuh terguling saat melintas di jalan ini, satu truk muatan sawit dan dua lagi membawa material batu dari lokasi tambang," ujar Dani saat ditemui, Jumat (2/10/2026) siang.

Menurut Dani, Jalan Diponegoro sepanjang satu kilometer memang sudah rusak parah sehingga menyulitkan kendaraan, terutama truk bermuatan berat, untuk melintas.

Dani mengatakan, salah satu kejadian truk terguling sebelumnya sempat membuat akses jalan tertutup sehingga kendaraan lain tidak dapat melintas. Beruntung, petugas BPBD segera membantu sehingga arus lalu lintas kembali berjalan.

"Sempat kemarin gara-gara truk terguling, akses jalan tertutup. Untung cepat dibantu sama petugas BPBD sehingga arus lalu lintas kembali lancar," ujarnya.

Warga berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian pemerintah. Dani menyebut dirinya sudah melihat petugas PUTR Pemko Binjai datang mengukur jalan yang rusak.

Namun, hingga Jumat (2/10/2026), belum terlihat adanya pengerjaan perbaikan di lokasi.

Protes warga terhadap kondisi Jalan Diponegoro sebelumnya juga sempat dilakukan dengan memblokade ruas jalan menggunakan sejumlah benda, seperti meja, kursi, pot bunga hingga ban.

Kerusakan jalan juga membuat pengendara sepeda motor harus lebih berhati-hati saat melintas. Kondisi tersebut terutama dikhawatirkan pada pagi hari ketika banyak warga menggunakan jalan tersebut untuk mengantar anak sekolah maupun berangkat bekerja.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN