Tenaga Kesehatan di Toba Tetap Siaga, Tak Tersentuh Kebijakan WFH

UPT Puskesmas Porsea, Kabupaten Toba. (foto:mistar/nimrot)
Toba, MISTAR.ID
Tenaga kesehatan di puskesmas Kabupaten Toba mendapat pengecualian dan tidak harus mengikuti aturan work from home (WFH) karena termasuk dalam pelayanan publik untuk keselamatan manusia.
Pantauan wartawan Mistar, sejumlah puskesmas masih melakukan pelayanan kesehatan, seperti di Puskesmas Soposurung Balige dan Puskesmas Porsea. Di saat aparatur sipil negara (ASN) sebagian besar melakukan WFH, tenaga kesehatan justru tetap memberikan pelayanan langsung di puskesmas.
Salah seorang tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Soposurung Balige yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan seluruh tenaga kesehatan harus siap siaga untuk melakukan penyelamatan terhadap pasien atau masyarakat yang berobat.
"Jangankan WFH, terkadang saat hari libur saja jika ada pasien dalam kondisi kritis yang membutuhkan pertolongan, kami sebagai tenaga kesehatan selalu siap siaga, seperti saat libur Natal dan Tahun Baru tetap melakukan pelayanan kesehatan di pos pengamanan," ujarnya.
Kepala UPT Puskesmas Porsea, Kabupaten Toba, Patar Silaen, menyampaikan pelayanan tenaga kesehatan di puskesmas terbilang sangat vital sehingga mendapat pengecualian dari program WFH.
"Jika puskesmas juga diberlakukan WFH, lantas siapa yang akan melayani kesehatan masyarakat? Kesehatan bukan sesuatu yang bisa dianggap main-main. Ini masalah nyawa, jadi seluruh tenaga kesehatan harus siaga," ucap Patar, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, menjadi pelayan publik di bidang kesehatan merupakan pilihan yang disadari penuh dengan tantangan, sehingga harus bekerja ekstra keras dalam melayani masyarakat secara total. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























