Friday, June 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Stunting dan Angka Kemiskinan Masih Tinggi di Tapteng

Mistar.idJumat, 19 Juni 2026 09.53
EH
FM
stunting_dan_angka_kemiskinan_masih_tinggi_di_tapteng

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat menerima kunjungan kerja Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Mahyuzar, di ruang kerjanya. (Foto: Diskominfo Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masih menghadapi masalah stunting hingga kemiskinan yang tinggi.

Bupati Masinton Pasaribu menyebutkan selain angka kemiskinan dan stunting, Tapteng juga masih menghadapi masalah pengangguran.

"Stunting kita masih tinggi, sehingga kita terus menekankan agar angkanya bisa ditekan hingga zero (nol)," ujar Masinton saat menerima kunjungan kerja Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara (Sumut), Kamis (18/6/2026).

Menurut Masinton, ia selalu menginstruksikan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar setiap kegiatan harus memiliki dampak nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga selalu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mengingat kondisi daerah Kabupaten Tapteng yang saat ini sedang bangkit menghadapi dampak bencana.

"Saya berharap ada dukungan penuh dari BKKBN dan para pemangku kepentingan terkait untuk mengejar ketertinggalan tersebut," tuturnya.

Menanggapi itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Mahyuzar, menyampaikan kesiapan instansinya untuk bersinergi dengan Pemkab Tapteng.

Ia menegaskan prinsip utama BKKBN adalah pencegahan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang berkualitas.

"Tugas penyuluh adalah melakukan edukasi, koordinasi, dan sosialisasi kepada masyarakat. Program kami mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari anak-anak hingga lansia," ujarnya.

Mahyuzar juga memperkenalkan Program Unggulan BKKBN, yakni GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) dan GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah).

"Melalui program ini, diharapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapteng dapat menjadi contoh teladan bagi masyarakat luas," katanya.

Ia menambahkan, sebelum melakukan audiensi dengan Bupati, pihak BKKBN Sumut juga telah melaksanakan pertemuan dengan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang tergabung dalam IPEKB di Cafe Matahari Mangga Dua.

Menurutnya, pertemuan tersebut difokuskan pada pembinaan terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) PLKB serta sosialisasi mengenai perubahan peraturan terbaru di lingkungan BKKBN. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN