Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Soroti Distribusi Beras Bantuan Presiden, Seorang Wartawan di Binjai Mendapat Intimidasi Warga

Mistar.idMinggu, 4 Januari 2026 20.49
journalist-avatar-top
BD
soroti_distribusi_beras_bantuan_presiden_seorang_wartawan_di_binjai_mendapat_intimidasi_warga

Muhammad Handyka Pramudya (pakai topi dan kaos hitam) saat memberikan penjelasan kepada warga bahwasanya dia sedang melakukan tugas jurnalistik peliputan. (foto: istimewa)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Seorang wartawan, Muhammad Handyka Pramudya, mengaku mengalami intimidasi saat meliput lanjutan penyaluran bantuan beras dari Bantuan Presiden (Banpres) di Lingkungan V, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Handyka menyebutkan intimidasi tersebut dilakukan oleh sekelompok oknum mengatasnamakan warga yang tidak terima dengan pemberitaan terkait dugaan ketidaksesuaian penyaluran bantuan. Peristiwa itu terjadi beberapa hari lalu saat ia menjalankan tugas jurnalistik.

“Benar, saya sempat diteriaki, diejek, dan dimarahi. Bahkan ada yang mendorong tubuh saya saat melakukan peliputan,” kata Handyka, Minggu (4/1/2026) siang.

Ia menjelaskan, kehadirannya di lokasi bertujuan memastikan bantuan Presiden disalurkan sesuai hak penerima. Namun, situasi sempat memanas akibat penolakan sejumlah oknum warga terhadap pemberitaan sebelumnya.

Peristiwa tersebut berkaitan dengan pemberitaan penyaluran beras Banpres di Lingkungan V Kelurahan Nangka yang sempat menjadi sorotan publik. Bantuan untuk warga terdampak banjir diduga sempat dibagi tidak sesuai regulasi, karena jatah penerima dikurangi untuk dibagikan kepada warga lain yang tidak terdata.

Kalaksa BPBD Pemko Binjai sekaligus Ketua Tim Koordinasi Monitoring Penggunaan Bantuan, Rudi Iskandar Baros, membenarkan adanya kekeliruan di tingkat lingkungan. Ia menyebutkan seluruh bantuan untuk 35 kepala keluarga terdampak banjir telah dikembalikan dan disalurkan sesuai peruntukannya.

“Masalah sudah selesai dan bantuan telah dibagikan sesuai data penerima,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, delapan kepala keluarga yang belum menerima bantuan Banpres akan diberikan bantuan lain melalui BPBD Pemko Binjai. Rudi juga meminta camat dan lurah meningkatkan pengawasan agar pendistribusian bantuan sesuai aturan.

Sementara itu, Camat Binjai Utara, Musya Ma’aruf Lubis, menyatakan pihak kecamatan akan memastikan penggantian bantuan bagi warga yang belum menerima.

Kepala Lingkungan V Kelurahan Nangka, Muhammad Mansyur, turut menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kekhilafan dalam pengambilan keputusan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN