Rentetan Kecelakaan Bus, DPRD Sumut Soroti Kondisi Tol dan Kelayakan Armada

Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani. (foto:dokumen/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ketua Komisi D DPRD Sumatera Utara, Timbul Jaya Sibarani, menyoroti persoalan keselamatan transportasi menyusul terjadinya sejumlah kecelakaan bus dalam sepekan terakhir.
Sorotan tersebut disampaikan menyusul kecelakaan bus di ruas Tol Sei Rampah–Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, yang terjadi tidak lama setelah insiden bus ALS di Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Untuk itu, ia meminta seluruh pihak, mulai dari pengelola jalan tol hingga perusahaan otobus (PO), lebih serius memperhatikan aspek keselamatan guna mencegah tragedi serupa kembali terjadi.
Menurutnya, kondisi sejumlah ruas jalan tol yang masih dalam tahap perbaikan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari saat jarak pandang pengemudi terbatas.
“Kami melihat masih banyak titik perbaikan di ruas Tol Medan–Perbaungan. Kondisi seperti ini tentu rawan kecelakaan, khususnya pada malam hari. Karena itu, kami mendesak operator jalan tol segera melakukan pembenahan agar jalan benar-benar layak dan aman digunakan masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Politisi Partai Golkar itu juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi armada bus dan kinerja pengemudi. Menurutnya, penyebab kecelakaan harus diusut secara komprehensif untuk memastikan apakah dipicu faktor teknis kendaraan atau kelalaian manusia.
“Kita harus memastikan apakah kecelakaan terjadi karena armada yang tidak layak atau karena human error dari pengemudi. Semua harus dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh perusahaan otobus agar tidak mengabaikan keselamatan demi mengejar target perjalanan. Ia menegaskan pentingnya pelaksanaan uji kelayakan kendaraan atau KIR secara berkala terhadap seluruh armada bus yang beroperasi.
“Uji KIR harus benar-benar dipatuhi. Jangan sampai bus yang tidak layak jalan tetap beroperasi. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia menambahkan, Komisi D DPRD Sumut akan terus mendorong pemerintah daerah, instansi terkait, dan pengelola jalan tol untuk meningkatkan pengawasan serta memperbaiki fasilitas transportasi di Sumatera Utara.
Lebih jauh, ia menilai langkah tersebut penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang belakangan kerap merenggut korban jiwa.
“Kita berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama membangun sistem transportasi yang lebih aman, baik dari sisi infrastruktur jalan maupun kualitas armada angkutan umum di Sumut,” ucapnya. (hm27)
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER























