Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Ratusan Kepala Sekolah di Dairi Terancam Diberhentikan, BKPSDM Klarifikasi

Mistar.idRabu, 3 Juni 2026 pukul 10.04 WIB
ratusan_kepala_sekolah_di_dairi_terancam_diberhentikan_bkpsdm_klarifikasi

Sekretaris Dinas Pendidikan Dairi, Mariady Simanjorang. (Foto: Julius/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Ratusan kepala sekolah di Kabupaten Dairi terancam diberhentikan. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Dairi, Mariady Simanjorang, Selasa (2/6/2026).

Menurut Mariady, dari jumlah total 247 SD Negeri dan 37 SMP Negeri, sebanyak 200 kepala sekolah terancam diberhentikan karena terbentur peraturan Permendikdasmen nomor 7 tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai Kepala Sekolah.

"Dalam peraturan itu, masa penugasan kepala sekolah yang ditetapkan selama empat tahun untuk satu priode. Waktu penugasan bisa diperpanjang menjadi dua periode jika memenuhipersyaratan. Diantaranya sudah ikut pendidikan dan pelatihan serta memiliki sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) dari Kemendikdasmen," kata Mariady saat dijumpai di ruang kerjanya.

Saat ini Disdik sedang melakukan pemetaan untuk kebutuhan sekolah negeri. Berdasarkan hasil pemetaan, kepala sekolah yang menjabat di atas 4 tahun sudah lebih dari 200 orang.

Di sisi lain, Permendikdasmen nomor 7 tahun 2025 diterapkan belum dapat diterapkan karena guru yang memiliki sertifikat BCKS hanya tiga orang di Dairi. Dua di antaranya sudah dilantik.

“Masalah ini masih dikoordinasikan dengan Kemendikdasmen. Jika diterapkan peraturan tersebut, sangat jauh dari cukup. Kekurangan kepala sekolah sudah ratusan. Sedangkan guru bersertifikat hanya tiga orang,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi, Yon Hendrik, mengatakan BKPSDM belum berencana melakukan mutasi dan rotasi terhadap pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi.

"Menanggapi beredarnya isu mutasi, belum ada rencana kami melakukan rotasi," kata Yon Hendrik. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN