Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Proyek Paving Block dan Parit di Komplek BSP Lubuk Pakam Dikeluhkan Warga

Mistar.idMinggu, 21 Desember 2025 15.27
journalist-avatar-top
proyek_paving_block_dan_parit_di_komplek_bsp_lubuk_pakam_dikeluhkan_warga

Material parit yang terpasang tidak saling menyambung serta bahan bangunan yang ditumpuk di badan Jalan Komplek Perumahan BSP, Lubuk Pakam. (Foto: Sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Warga Komplek Perumahan BSP, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, mengeluhkan pelaksanaan proyek pemasangan paving block dan pembangunan parit di lingkungan mereka.

Warga mengaku tidak mengetahui secara jelas proyek tersebut karena tidak ditemukan papan informasi pekerjaan di lokasi. Selain tidak adanya papan informasi proyek, warga juga menilai pengerjaan dilakukan tidak rapi.

Material bangunan seperti pasir dan paving block diletakkan di badan jalan komplek perumahan, sehingga menyulitkan akses kendaraan warga yang melintas.

Warga bermarga Saragih mengatakan pemasangan bahan jadi untuk parit terlihat tidak saling menyambung dengan baik, meski pada setiap bagian parit telah tersedia dudukan untuk penguncian antarbagian.

“Padahal setiap bahan parit sudah ada dudukan untuk saling menyatukan. Tapi ini dipasang tidak terkunci, bagaimana bisa tahan,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).

Warga lainnya menambahkan selama proses pengerjaan berlangsung setiap hari, mereka tidak pernah melihat adanya pengawas pekerjaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang di lokasi.

Selain mengganggu kelancaran lalu lintas di dalam komplek, penumpukan material bangunan juga dikeluhkan karena diletakkan persis di depan rumah warga. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan untuk keluar masuk rumah.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Deli Serdang, Suparno, menyatakan akan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Nanti kami cek dulu ya,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti keluhan tersebut, agar proyek dapat dikerjakan sesuai ketentuan, tidak mengganggu aktivitas masyarakat, serta hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN