Wednesday, August 26, 2026
home_banner_first
SUMUT

Progres 47 Persen, Jembatan Penghubung Tiga Desa di Nias Utara Terus Dikebut

Mistar.idRabu, 26 Agustus 2026 pukul 13.24 WIB
progres_47_persen_jembatan_penghubung_tiga_desa_di_nias_utara_terus_dikebut

Proses pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Nias Utara yang menghubungkan 3 Desa. (Foto: Kodam I/BB/Mistar)

news_banner

Nias Utara, MISTAR.ID – Pembangunan jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Alasa dan Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut), terus dikebut. Hingga Rabu (26/8/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai 47 persen.

Kepala Penerangan Angkatan Darat Kodam I Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy mengatakan, pembangunan jembatan tersebut terus difokuskan karena sangat dibutuhkan untuk mendukung akses transportasi dan perekonomian masyarakat.

Jembatan gantung sepanjang 50 meter itu nantinya menghubungkan Desa Mazingo dan Desa Ombolata Alasa di Kecamatan Alasa dengan Desa Orahili di Kecamatan Namohalu Esiwa.

“Jembatan ini menghubungkan tiga desa di dua kecamatan, di antaranya Desa Mazingo, Desa Ombolata Alasa Kecamatan Alasa dan Desa Orahili di Kecamatan Namohalu Esiwa,” ujar Sandy, Rabu (26/8/2026).

Sandy menjelaskan, jembatan tersebut membentang di atas sungai selebar 22 meter. Saat ini, pembangunan difokuskan pada penyiapan material yang dibutuhkan untuk proses pengerjaan.

Tim gabungan dari Prajurit Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Koramil 07/Alasa, dan masyarakat setempat tengah melangsir material berupa pasir, semen, dan batu split.

“Program Bakti TNI AD itu diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan di wilayah terpencil,” ujarnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN